Mantan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang Sukses Mendidik Anak Jadi Profesor Itu Dipanggil Allah

0
1042
Pak Harno (tengah, memakai kursi roda) saat pengukuhan anaknya menjadi profesor. (Zidan/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Warga Muhammadiyah Krembangan Kota Surabaya tersentak pagi ini, Sabtu, 21 November 2019. Pada pukul 03.00 WIB tadi telah meninggal dunia H Ashar Harno, mantan ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dupak, di rumah duka Jalan Dupak Bandarejo 3/49, Surabaya. Ashar Harno tutup usia di umur 83 tahun.

Semasa hidup, tokoh Muhammadiyah Krembangan yang selalu memberikan semangat kader itu berpenampilan kalem. Almarhum memang menderita sakit cukup lama sehingga harus dirawat di rumah.

“Kami kehilangan tokoh yang bersahaja. Semoga Allah menerima amal ibadahnya. Beliau sangat aktif di Masjid Al Azhar walaupun dalam kondisi sakit, ” ujar Sutikno SSos, ketua PCM Krembangan.

Almarhum mempunyai 8 anak yang sukses semua. Di antaranya Nur Nadhiroh guru Muhammadiyah dan Abdul Rochim aktivis Muhammadiyah Bubutan Barat. Salah satu anaknya juga jadi profesor nuklir, yakni Prof Dr Muhayatun MT.

Karena besar jasanya, almarhum pernah diberi penghargaan PCM Krembangan Tahun 2011 sebagai Tokoh Pelopor Penggerak Muhammadiyah.

“Dulu saya pernah jadi sekretaris beliau saat beliau ketua PRM Dupak. Penampilan yang selalu sabar dan tidak meledak-ledak membawa organisasi berjalan dengan baik,” terang M. Arif An, sekretaris PDM Kota Surabaya.

Perjuangan beliau terwujud dalam mendirikan Klinik RB Al Azhar, TK ABA 40, dan Masjid Al Azhar. Semoga Allah memberikan tempat terbaik. (Zidan/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here