Marak Perceraian dan Pernikahan di Bawah Umur, Dosen UMM Terbitkan Buku Hukum Perkawinan

0
214
Tinuk Dwi Cahyani dan karya terbarunya, Hukum Perkawinan. (Candra/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Melihat realitas sosial akan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hukum pernikahan membuat Tinuk Dwi Cahyani merasa miris. Berangkat dari hal itu, dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu memutuskan untuk menulis buku yang membahas hukum dalam perkawinan. Buku ini diterbitkan pada Selasa (15/12/2020) melalui UMM Press.

Tinuk mulai menulis buku ini sejak tahun 2018. Prosesnya memakan waku yang cukup lama karena harus melaksanakan penelitian terlebih dahulu. Selain itu, ia melakukan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat. “Hal ini saya lakukan agar bisa mengetahui lebih dalam realitas sosial yang ada,” ujar dosen kelahiran Madiun tersebut.

Banyak kisah yang ia dapatkan selama penelitian. Tinuk mengungkapkan bahwa masyarakat kurang memahami tentang pentingnya mendaftarkan pernikahan ke negara. Padahal, hal itu merupakan bentuk legalitas suatu pernikahan. Pendaftaran pernikahan memiliki dampak signifikan, khususnya bagi korban kasus perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Mereka akan kesulitan atau bahkan tidak dapat memperoleh haknya seperti nafkah iddah, gugatan nafkah, dan pelindungan dari KDRT.

Dampak lain yang ditemukan jika masyarakat kurang memahami hukum pernikahan adalah jumlah pernikahan di bawah umur dan kasus perceraian yang melonjak tajam, khususnya di Kabupaten Malang. “Mendaftarkan pernikahan itu merupakan hal yang sangat penting karena negara bisa melindungi hak-hak individu melalui hukum. Pelaku juga bisa mendapatkan hukuman yang setmpal bahkan lebih berat,” lanjut Tinuk.

Sejak diterbitkan pada awal Desember, buku ini telah diedarkan ke masyarakat umum. Tak lupa Tinuk juga membagikan buku tersebut kepada narapidana binaan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita Sukuh dan para peserta seminar Hari Ibu yang dilaksanakan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang. “Saya tentu berharap buku yang saya tulis ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih memahami aturan hukum dan undang-undang yang berlaku ketika terjadi sesuatu, terutama dalam hal legalitas pernikahan” tandasnya. (Candra/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here