Masjid At-Tanwir: Masjid Muhammadiyah yang Berkemajuan dan Ramah Lingkungan

0
4892
Masjid At-Tanwir Muhammadiyah. (Istimewa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meresmikan Masjid At-Tanwir di Kantor PP Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta, Kamis hari ini (11/3/2021). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir turut hadir dalam peresmian masjid yang berkonsep ramah lingkungan tersebut.

Di samping ramah lingkungan, Masjid At-Tanwir ini juga berkemajuan karena menggunakan panel energi surya sebagai sumber tenaga listriknya.

“Dua hal saya kira berbeda dari masjid ini adalah konstruksi dan arsitekturnya yang kita rancang ramah lingkungan. Masjid ini menggunakan tenaga surya. Jadi, di lantai atas itu adalah panel surya bertenaga matahari,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti MEd dalam keterangannya.

Mu’ti menjelaskan, masjid ini terdiri atas enam lantai. “Masing-masing lantai memiliki fungsi yang berbeda,” ucapnya.

Lantai 1 atau dasar adalah tempat wudu untuk laki-laki dan perempuan. Sementara itu, lantai 2, 3, dan 4 adalah ruang utama untuk ibadah. Lantai 3 dan 4 khususnya untuk jamaah perempuan.

Kemudian, lantai 5 dipakai untuk agenda meeting room dan perpustakaan. Terakhir, lantai 6 merupakan aula yang digunakan untuk berbagai kegiatan.

“Kami menyebut ini masjid generasi baru Muhammadiyah. Selain tenaga surya, masjid ini juga didesain dengan memaksimalkan peran cahaya matahari sebagai penerang utamanya, terutama pada siang hari,” papar tokoh asal Kudus tersebut.

Tampak di hampir setiap sisi bangunan masjid ini terdapat jendela kaca yang dapat dibuka sekaligus mengakses sumber pencahayaan alami. “Tentu sangat memenuhi standar Jakarta Green Building sesuai dengan Pergub DKI Nomor 38 Tahun 2021,” kata Mu’ti.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku terhormat bisa hadir pada acara peresmpian Masjid At-Tanwir Muhammadiyah. “Masjid ini dibangun dengan pemikiran-pemikiran yang berdasarkan keimanan di Muhammadiyah. Masjid ramah lingkungan ini juga dibangun dengan pemikiran agar bangsa Indonesia bisa maju ke depan,” paparnya.

Menurut Erick, Masjid At-Tanwir mengandung banyak pemikiran dan inovasi. Contohnya, energi terbarukan. “Mengapa masjid ini dinamai At-Tanwir? Karena masjid ini akan memberikan cahaya terang. Masjid ini juga tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi tempat berkumpulnya umat untuk bertukar pikiran sehingga bisa membangun kemajuan sebuah bangsa,” jelasnya.

Erick menginformasikan bahwa Kementerian BUMN akan terus memastikan untuk menjaga korporasi yang menjadi tulang punggung pembangunan negara. Kementerian BUMN juga akan memastikan menjaga korporasi sebagai pelayan publik, tanggung jawab sosial perusahaan, dan kepercayaan. Misalnya, menjadi bagian dari pembangunan dari Masjid At-Tanwir ini.

“Yakinlah, persaudaraan Kementerian BUMN dengan PP Muhammadiyah adalah bagian yang terpenting juga bagaimana kita menyinkronkan pembangunan untuk bangsa kita yang saat ini sedang dicoba. Tetapi, kalau kita lihat kita ini akan menjadi bangsa besar yang akan bangkit pasca (pandemi) Covid-19,” jelasnya. (AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here