Masjid Sholeh, Masjid yang Jadi Tempat Rapat Kiai Dahlan dan Kiai Mas Mansur Itu, Butuh Dana Renovasi

0
225
Foto sebagian Takmir dan Panitia Pembangunan Masjid Sholeh. [Dari kanan-kiri gambar] Bp. Riduwan, Bp. Yusuf Warsono, dodi [penulis], Bp. Supardi, Bp. Mardiyanto, Bp. Sulaiman, Bp. Muzan Thoib, Bp. Sukadar diambil dari dokumen masjid

KLIKMU.CO – “Masjid ini pernah digunakan oleh Kiai Ahmad Dahlan dan Kiai Mas Mansyur untuk tempat rapat, tapi sayang kita tidak memiliki dokumentasinya,” tutur Sulaiman, pengurus Masjid Sholeh Surabaya, kepada Klikmu.co di sela acara pengajian Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kedungrukem, Tegalsari, Surabaya, Ahad (31/3).

Tidak banyak, memang, yang tahu bahwa Masjid Sholeh merupakan salah satu tempat ibadah yang cukup bersejarah bagi pergerakan Persyarikatan Muhammadiyah Kota Surabaya. Masjid Sholeh yang beralamat di Jalan Kaliasin, Kecamatan Tegalsari, ini berdiri pada 1922. Selisih usianya hanya terpaut 10 tahun dengan usia Persyarikatan Muhammadiyah.

Menurut Sulaiman, keadaan masjid ada yang masih orisinal dan memang kental dengan sejarah sebelum kemerdekaan. “Kebersihan masjid juga terus kita jaga,” lanjutnya.

Namun, kondisi di atas masjid belum terfungsikan dengan baik sehingga oleh takmir digunakan sebagai gudang.

“Masjid Sholeh termasuk salah satu aset Muhammadiyah Surabaya. Jauh sebelum ada amal usaha Muhammadiyah pendidikan maupun sosial, masjid ini sudah berdiri,” katanya.

Sulaiman punya cerita menarik. Pada 1942 masjid pernah terdampak ledakan bom dari Belanda. “Dan dibantu oleh pihak Belanda lagi sebesar 4.000 golden,” ujarnya kagum.

Untuk memenuhi kebutuhan jamaah yang semakin hari semakin bertambah dan karena faktor usia bangunan yang hampir satu abad, kini Masjid Sholeh direnovasi.
Kondisi bangunan masjid yang sudah tua -renovasi terakhir dilakukan pada 1960 (58 tahun lalu)- mengakibatkan kurang nyaman untuk tempat beribadah.

Kalau hujan, atap bocor walau sudah berkali-kali diperbaiki. Kebutuhan akan masjid jami dan keinginan kuat masyarakat sekitar untuk membangun masjid menjadi lebih baik lagi, panitia pembangunan Masjid Sholeh mengetuk hati kepada saudara-saudara muslim dan masyarakat untuk menyisihkan sebagian harta untuk terwujudnya pembangunan rumah Allah SWT ini.

Dengan modal kas masjid yang masih jauh dari nilai cukup dan sumbangan dari masyarakat sekitar, pihak panitia membangun Masjid Sholeh. Kas Masjid yang ada Rp 100 juta, telah terpakai Rp 50 juta.

Sementara itu, sumbangan masyarakat sampai hari ini saya menulis laporan ini terkumpul Rp 28,3 juta, juga telah terpakai.
Kebutuhan dana untum pembangunan masjid diperkirakan Rp 852,6 juta.
Jadi, kebutuhannya belum mencukupi atau masih diperlukan Rp 774,3 juta lagi.

Kami pihak panitia memohon sedekah jariah dari saudara-saudara muslimin dan masyarakat demi berdirinya rumah Allah SWT ini.

Sedekah jariah dapat berupa uang atau bahan bangunan seperti semen, pasir, dan kerikil. Sedekah bahan bangunan dapat dialamatkan ke alamat Masjid Sholeh, Jalan Kaliasin Gg VIII/9 Surabaya, 60261.

Untuk saudara-saudaraku yang ingin membantu, silakan berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”.
2. Masukan nominal donasi.
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no rekening yang tertera.

Tidak hanya berdonasi, saudara-saudaraku juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

Jika ada pertanyaan mengenai penggalangan dana ini, teman-teman bisa menghubungi saya di 08165438669.
Terima kasih atas doa, dukungan, dan bantuannya. Semoga Allah Subhana wa Taala membalas semua kebaikan saudara-saudara. (Dodi/ferryAchmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here