MCCC Kota Surabaya: Waspada! Persebaran Covid Kini Cenderung di Sekolah-Sekolah

0
2203
Andi Hariyadi (dua sari kiri) dan Arif'an (kanan) saat di SD Muhammadiyah 11 Surabaya. (Istimewa/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Mengingat pandemi dan persebaran Covid-19 di Surabaya masih tinggi dan di sisi lain kesembuhan pasien Covid-19 meningkat, bukan berarti kita sudah tidak perlu penerapan protokol kesehatan. Justru harus dimaksimalkan agar persebaran virus dapat dikendalikan.

Demikian disampaikan Sutikno, ketua PCM Krembangan, saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi pendisiplinan protokol kesehatan pada Rabu malam (26/8/2020) di SD Muhammadiyah 11 Surabaya.

Acara ini bisa dihadiri Arif’an selaku ketua dan Andi Hariyadi selaku Skretaris MCCC Kota Surabaya bersama pimpinan takmir masjid di PCM Krembangan.

Arif’an dalam sambutan pembukaan mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Sekarang ada kecenderungan persebaran di sekolah-sekolah dan banyak yang terpapar Covid-19.

Karena itu, dia berharap para takmir lebih meningkatkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

“Para takmir harus tegas dalam penerapan protokol kesehatan. Kalau sudah diputuskan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, jika shalat di masjid dengan saf berjaga jarak, ya laksanakan. Hal ini sebagai upaya keselamatan menjaga jiwa di saat pandemi sekarang ini,” paparnya.

Sementara itu, Andi Hariyadi menyampaikan beberapa hal terkait pendisiplinan protokol kesehatan, ketersediaan alat kesehatan, dan kebersihan beserta petugas yang ditunjuk.

“Sosialisasi pendisiplinan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai persebaran Covid-19 dengan lebih memaksimalkan penerapan protokol kesehatan. Dan upaya ini sebagai bentuk jihad kemanusiaan,” tegasnya.

Dia berpesan agar jangan terpengaruh berita terkait teori konspirasi Covid-19 dan menganggap ilusi, sehingga sibuk dengan wacana dan cenderung berpaham fatalistik.

“Muhammadiyah bersama seluruh potensi yang ada melalui MCCC berusaha memberikan keteladan dalam aksi kepedulian karena sudah banyak yang jadi korban dan yang terdampak, sehingga harus dibantu untuk keselamatan dan kesejahteraan,” tandasnya. (Andi/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here