Memasuki Edisi Kelima, Festival Anak Islam Indonesia Gelar Lomba MTQ sampai Mewarnai

0
649
Suasana lomba cerdas cermat dalam Festival Anak Islam Indonesia. (Umi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Seluruh santri Taman Pendidikan Al-Qur’an di kawasan Kecamatan Mojoagung mengikuti kompetisi awal tahun Festival Anak Islam Indonesia (FASI) pada Sabtu-Ahad (4-5/1/2020) yang diadakan oleh takmir Masjid Baitul Mubarokah CJ Feed Jombang. Pihak takmir bekerja sama dengan tim dari Rumah Cerdas Islami (RCI) sebagai pelaksana kegiatan. Kegiatan ini terpusat di masjid yang berada di kawasan pabrik CJ Feed Jombang.

FASI yang diadakan oleh panitia ini merupakan agenda tahunan Masjiid Baitul Mubarokah. Tahun ini sudah memasuki periode kelima. Ada beragam cabang lomba dalam kompetisi ini dan selalu ada variasi lomba yang berbeda di setiap pelaksanaannya. Mulai jenis lomba hingga kriteria penilaiannya.

Ketua panitia Moestar Affandi menyatakan bahwa di sekitar pabrik terdapat banyak TPQ. Moestar mengatakan, hal itu merupakan potensi untuk menciptakan generasi yang bertakwa. “Namun sayang, yang terlihat hanya orang tua menitipkan anaknya untuk ngaji,” tambahnya.

Moestar berharap dengan adanya lomba, hal ini bisa berdampak baik kepada pengajar agar termotivasi untuk memberikan yang terbaik buat anak didiknya.

Ragam lomba yang ada pada FASI tahun ini adalah MTQ, albanjari, cerdas cermat Islami (CCI), dan mewarnai. Seluruh cabang lomba melibat juri profesional dan berpengalaman di bidang masing-masing. Saat technical meeting, Ustadz Yusuf dari RCI menyampaikan bahwa pihaknya menghadirkan beberapa juri yang memang benar-benar kompeten di bidangnya dan sudah berpengalaman dalam kompetisi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Kegiatan FASI ini diawali dengan lomba MTQ dan albanjari yang dilaksanakan pada Sabtu (4/1/2020). Lomba MTQ diikuti oleh maksimal dua santri tiap lembaga TPQ. Dengan begitu, jumlah keseluruhan peserta MTQ 33 orang. Untuk lomba albanjari tiap lembaga mengirimkan 1 regu yang terdiri atas 10 santri meliputi vokal dan penabuh. Jumlah keseluruhan lembaga TPQ yang mengikuti lomba albanjari ini adalah 14 lembaga.

Puncak kegiatan FASI dilaksanakan pada Ahad (5/1/2020), yakni lomba CCI dan mewarnai. Lomba CCI diikuti oleh 24 regu utusan dari masing-masing lembaga. Tiap regu terdiri atas 3 santri. Lomba ini menjadi ajang pembuktian semangat belajar di lembaga TPQ bahwasanya tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga pemahaman terhadap makna dan isi yang tersirat dalam Al-Qur’an. Hal ini sesuai dengan harapan panitia bahwa dengan adanya lomba ini dapat memompa semangat para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga TPQ untuk kedepannya.

“Tahun ini belum rezeki santri kita untuk juara. Insya Allah setelah ini kita akan lebih berusaha lagi agar tahun depan giliran santri dari TPQ kami yang menjadi juara,” tutur Lilik, salah satu Ustadzah TPQ Jamiyatul Mudzakkirin 3.

Suasana lomba mewarnai dalam Festival Anak Islam Indonesia. (Umi/Klikmu.co)

Selain lomba CCI, di hari kedua sekaligus hari terakhir ini juga ada lomba mewarnai yang tidak kalah semarak. Hal ini dikarenakan lomba ini merupakan lomba yang paling banyak jumlah pesertanya, yakni 252 peserta. Lomba ini terdiri atas tiga kategori, yakni kategori A, kategori B, dan kategori C. Perincian masing-masing lomba yakni kategori A dengan kriteria peserta kelas PAUD dan TK A dengan jumlah peserta 98 santri. Kategori B dengan kriteria peserta kelas TK B dan 1 SD/MI dengan jumlah peserta 90 Santri. Lalu, kategori C dengan kriteria peserta kelas 2 dan 3 SD/MI ini diikuti 64 santri.

Pada sesi penyampaian hasil, Bunda Kiki yang merupakan tim juri lomba mewarnai mengatakan bahwa tren tahun 2020 adalah penggunaan warna-warna soft. “Namun, ini tidak membatasi kreativitas peserta untuk bereksplorasi dengan warna-warna yang berani untuk menjadikan hasil yang menakjubkan layaknya hasil perlombaan kali ini,” ujar ibu muda itu. (Umi Latifah/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here