Mendikbud Tepis Isu Hilangnya Frasa Agama, IMM Menyambutnya dengan Kritik Keras

0
138
Ketua Umum PC IMM Kota Mataram Adi Ardiansyah. (Istimewa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Isu kebijakan terbaru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai Peta Jalan Pendidikan (PJP) Tahun 2020-2035 menuai kontroversi di ruang publik. Salah satunya kritik pedas yang datang dari PC IMM Kota Mataram.

Ketua Umum PC IMM Kota Mataram Adi Ardiansyah menyerukan bahwa Nadiem Makarim tendensius dan lupa diri. Seruan terhadap Mendikbud oleh Adi dikonfirmasi lewat pesannya kepada media ini.

“Mendikbud seolah telah kehilangan roh dan arah konseptual dalam merancang skema pendidikan nasional kita hari ini,” cetusnya, Sabtu (13/3/2021).

Frasa agama dalam Peta Jalan Pendidikan (PJP) 2020-2035 diketahui telah diubah menjadi akhlak dan karakter. Isu ini kemudian ditepis oleh Mendikbud Nadiem Makariem dalam rapat bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (10/3/2021) yang diunggah lewat akun Instagramnya @nadiemmakarim.

“Jelas isu itu tidak benar. Kemendikbud tidak akan pernah hilangkan mata pelajaran agama dalam peta jalan pendidikan,” ucapnya.

“Agama adalah prinsip esensial dalam peta jalan pendidikan. Jadi, Kemendikbud tidak akan pernah, bahkan untuk menghilangkan pelajaran agama dalam peta jalan pendidikan,” imbuhnya.

Atas pembelaan itu, Adi Ardiansyah pun meluapkan kekecewaannya. Adi menegaskan bahwa agama adalah unsur fundamental bagi segala lini kehidupan.

“Kita tidak bisa bayangkan akan jadi apa dunia pendidikan tanpa fondasi konseptual yang kuat, yaitu agama,” ungkapnya.

Adi juga menyayangkan jika ada inisiatif demikian oleh Mendikbud. “Saya pikir tidak akan ada api jika tidak ada asap. Perlu diingat bahwa masa depan anak bangsa saat ini tergantung pada kualitas dunia pendidikan kita. Jika Mendikbud serampangan dalam menyusun kebijakan atau kebijakannya mengarah ke sekularisasi, lebih baik mundur saja. itu lebih terhormat daripada meninggalkan legasi yang buruk dalam sejarah pendidikan bangsa,” tegasnya. (Taufiq/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here