Menghidupkan Budaya Literasi dengan Mendongeng

0
940

KLIKMU.CO – Mendongeng merupakan warisan budaya luhur yang harus dirawat dan dilestarikan. Dongeng sebagai media edukasi yang kreatif, menyenangkan, mencerahkan. Lebih-lebih membangun budaya literasi, menulis, serta merawat kekayaan budaya bangsa.

Sedikitnya sekitar 500 orang siswa siswi SD Muhammadiyah 18 Surabaya tampak antusias menyaksikan dongeng yang dibawakan pencerita Novita, petugas dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pemerintah Kota Surabaya.

Dongeng tersebut dibawakannya menggunakan media boneka tangan sehingga pertunjukannya menjadi lebih cair, akrab, dan disukai oleh anak anak. Kegiatan ini digelar di halaman sekolah yang beralamatkan di Jl. Mulyorejo Tengah No. 5 Surabaya, Kamis (1/2/2018).

Antusias:
Siswa dan Siswi SD Muhammadiyah 18 Surabaya berfoto bersama Kak Novita pendongen dengan media boneka.

Sebelum bercerita, Mbak Novita, panggilan akrabnya, menyampaikan pesan edukatif. Salah satunya mengingatkan para siswa agar siswa suka membaca.

Selain itu, para siswa juga diingatkan agar menghormati guru. Dalam kesempatan itu, Novita bercerita tentang kisah binatang, yang mengangkat tema tolong menolong dengan dasar ketulusan, kejujuran, dan keikhlasan.

Murid-murid tidak beranjak dari tempat duduknya, karena dibawakan dengan lucu nan komunikatif. “Dongeng itu menghibur, mendidik, dan mencerahkan,” paparnya kepada KLIKMU.CO.

Budaya Literasi:
Murid SD Muhammadiyah 18 Surabaya yang ingin membaca buku koleksi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota.

Wakil Kepala Sekolah, Baroroh Berlian Novantika, SPd mengatakan bahwa Mendongeng merupakan salah satu kegiatan literasi Maka kegitan mendongeng ini, saya berharap bisa menghidupkan program literasi di sekolah, yakni membiasakan membaca dan menulis sejak dini,” pungkasnya (Izzy/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here