Mengistimewakan Bulan Istimewa

0
219
Ilustrasi diambil dari aboutislam.net

KLIKMU.CO

Oleh Bobi Puji Purwanto, S.Pd.*)

Dengan kenikmatan jasmani serta rohani yang secara tak terbatas Allah berikan kepada kita (manusia), maka, sebagai sebuah konfigurasi syukur kita ialah; mengoptimalkannya dalam bertutur dan bersikap positif bagi sesama makhluk ciptaan-Nya. Dan kenikmatan ini juga merupakan bukti konkret bahwa Allah adalah maha kasih dan sayang untuk hamba-hambanya. Allah Maha Besar.

Saat ini, kita masuk pada momentum yang berkelimpahan. Jika dihitung menggunakan rumus matematik pada umumnya, tentu berbeda. Jadi, bukan 2 hasil dari 1+1 itu, melainkan hasilnya bisa beratus-ratus lipat. Misal, satu kebaikan yang kita lakukan, akan melahirkan imbalan yang begitu berlipat dan besar. Kita beri orang satu biji kurma, maka akan berbalas lebih banyak dari satu kurma tersebut. Berkelimpahan.

Selain momentum berkelimpahan, momen itu juga menjadi momen pengampunan dosa, momen pendidikan, momen berkah, momen surga banyak dibuka, dan momen-momen spitual nyata yang indah lainnya. Dan benar, demikian itu adalah wujud kebesaran Allah swt. Dan hamba-hamba yang melihat serta berkomitmen sungguh-sungguh dalam menjalankannya, maka hamba tersebut termasuk kategori hamba yang selalu mendapat pertolongan-Nya. Masya-Allah.

Baiklah, lalu momentum apa itu? Momentum tersebut adalah momentum bulan mulia ramadhan. Moment yang kita jalankan saat ini.

Ramadhan hadir setiap satu tahun sekali dengan membawa kenikmatan luar biasa bagi seluruh manusia khususnya muslim. Adalah sesuatu yang berharga bagi masyarakat muslim yang beriman, apabila ia bisa setiap tahun merasakan nikmat dan keistimewaan bulan ramadhan. Kenikmatan yang bukan saja diukur dari bertambahnya waktu berkumpul dengan keluarga, melainkan nikmat berkomunikasi vertikal-horizontal sebanyak-banyaknya dengan Sang Maha Kuasa, Allah swt. dan sesama makhluk yang lain. Bulan suci, bulan mulia.

Di bulan Ramadhan ini, sebagai orang yang beriman, tentu haruslah memanfaatkan dengan sepenuh hati. Ibarat kita berada di hutan, disana kita tersesat di daerah yang penuh hewan buas, tiba-tiba ada sesuatu yang menunjukkan kepada kita jalan menuju tempat yang aman (jalan keluar), dan kita mengikutinya sampai pada tempat aman itu. Maka, betapa bahagianya kita, setelah beberapa waktu takut. Begitulah ramadhan. Betapa bahagianya kita umat muslim semua bisa merasakan dan menikmatinya.

Ramadhan adalah bulan puasa. Seluruh manusia muslim laki-laki dan perempuan yang sudah masuk dalam ukuran, diwajibkan untuk melakukan puasa. Sesuai dengan pernyataan Allah di surat Al-Baqarah ayat 183, bahwa sebagai manusia yang beriman, telah diperintahkan untuk berpuasa sebagaimana pendahulu kita berpuasa, dengan tujuan untuk menjadikan kita bertakwa. Jadi, kita berpuasa adalah untuk meningkatkan taqwa kepada Allah. Jadi, bersyukurlah kita semua yang masih bisa berada di bulan ramadhan tahun ini.

Adapun keistimewaan bulan ramadhan sebagaimana yang saya sebutkan di atas antara lain:

1. Bulan pendidikan, bulan yang memberikan pendidikan tentang bagaimana bersabar dalam menahan hawa nafsu. Nafsu untuk makan dan minum selama lebih dari 12 jam. Selain itu, nafsu untuk menahan perbuatan-perbuatan tidak baik yang sangat tidak dianjurkan oleh Allah. Dan insya Allah, ini adalah bentuk pendidikan karakter moral bagi kita. Artinya; menahan nafsu fisik dan rohani dalam hal kenegatifan akan kita jalankan dalam bulan-bulan yang lain.

2. Bulan Ampunan. Bulan yang kaya dengan ampunan Allah. Dengan memperbanyak ibadah dengan ikhlas, maka maghfirah Allah akan mengalir tanpa henti pada kita semua. Insya-Allah. Dan, menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar setelah selesai ramadhan, kita berusaha tidak melakukan perbuatan yang tidak diharuskan. Semoga kita semua istiqamah.

3. Bulan surga banyak terbuka, bulan ini adalah bulan yang pintu-pintu surga banyak dibuka dan neraka banyak ditutup. Setan yang biasanya bebas menggoda, kini pada bulan mulia ini telah dibelenggu oleh Sang Maha Kuasa. Dengan tujuan agar hamba-hamba yang beriman mampu menjalankan ibadah dengan sesempurna mungkin. Masya Allah.

4. Bulan berkah. Nah, bulan ini adalah bulan yang penuh dengan berkah. Oleh sebab itu, memperbanyak amal sedekah, insyaAllah akan memberikan berkah tersendiri bagi yang melakukannya. Mari berusaha untuk tidak “eman” bersedekah untuk mencari ridho dan berkah-Nya. Sedekah itu investasi akhirat kita.

Dan, masih ada beribu-ribu lagi keistimewaan yang akan kita dapatkan di bulan mulia ini. Semangat Ramadhan, dan berusaha menjalankan perintah-Nya dengan baik dan ikhlas. Selamat ber-Ramadhan. [*]

Bobi Puji Purwanto, S.Pd. Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PC Pemuda Muhammadiyah Wonokromo, Surabaya, Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here