Menko PMK: Dunia Kerja Butuh SDM yang Menguasai Teknologi

0
230
Menko PMK Muhadjir Effendy dalam wisuda ke-98 periode IV, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (Tangkapan layar Candra/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Bertempat di Hall Dome, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggaraan wisuda ke-98 periode IV pada Senin, 7 Desember 2020. Wisuda kali ini menghadirkan Prof Dr Muhadjir Effendy MAP selaku Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sebagai tamu undangan. Turut hadir pula Drs H Wakidi selaku Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMM dan Dr Saad Ibrahim selaku wakil ketua PWM Jawa Timur.

Dalam orasinya, Muhadjir menyampaikan tentang pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibarengi dengan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dua hal tersebut menjadi modal utama bagi wisudawan dan wisudawati dalam menghadapi perubahan yang semakin hari semakin dinamis. Apalagi di tengah pandemi yang menuntut angkatan kerja untuk memahami TIK lebih dalam.

Ia juga mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk tetap optimistis meski pandemi Covid-19 belum mereda. Menurut mantan Rektor UMM itu, optimisme tinggi yang dimiliki mampu membuat kita lebih siap untuk melewati tantangan yang ada. Selain itu juga dapat menumbuhkan kemampuan beradaptasi serta berinovasi dengan cepat dan tepat. Lebih-lebih di kondisi pandemi yang tak kunjung berhenti.

Muhadjir juga menyinggung terkait dengan jumlah pengangguran di Indonesia yang berpotensi naik hingga sekitar 15 juta orang. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh roda ekonomi yang masih seret berputar karena pandemi yang terjadi. Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Indonesia Joko Widodo selalu mewanti-wanti untuk memperhatikan dengan saksama perputaran ekonomi yang terjadi di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah berusaha menekan angka penduduk miskin dengan berbagai program.

Muhadjir kembali berharap agar bantuan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) tetap dapat menghidupan ekonomi masyarakat. Indonesia sendiri telah memilki lebih dari 65 juta UMKM yang tersebar di seluruh daerah. “Jika setiap UMKM menyerap dua tenaga kerja saja, maka ada 130 juta orang yang bekerja di sektor UMKM ini,” jelasnya lebih lanjut.

Pemerintah juga sudah menyiapkan program kartu prakerja. Program yang bertujuan untuk menambah bekal serta kompetensi bagi angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. Begitupun dengan mereka yang terdampak PHK akibat Covid-19 ini. Muhadjir berharap program ini mendorong angkatan kerja untuk membuka lapangan pekerjaan, mendapat pekerjaan atau juga bekerja secara mandiri. Ketika seseorang sudah bekerja dan memiliki penghasilan, maka roda ekonomi akan lebih mudah berputar.

Muhadjir mendorong wisudawan dan wisudawati agar dapat memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada meskipun sempit. Ia percaya bahwa mereka mampu berinovasi dan mengatasi berbagai masalah dengan bekal yang sudah diperoleh selama berkuliah di UMM. “Setiap kesulitan yang dihadapi pasti selalu ada kemudahan di baliknya. Tetap bekerja keras dan optimis menghadapi segala kesulitan adalah kunci utama,” tandasnya. (Candra/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here