Mensos Risma kepada Pengurus Baru Karang Taruna: Atasi Pandemi, Hoaks, dan Radikalisme

0
260
Pengukuhan Karang Taruna Masa Bakti 2020-2025 oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini di kantor Kementerian Sosial, Selasa (2/3/2021). (Dokumen Karang Taruna)

KLIKMU.CO – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengukuhkan dan melantik Pengurus Nasional Karang Taruna Nasional (PNKT) Masa Bakti 2020-2025 di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

“Kekuatan karang taruna sudah masuk ke lorong-lorong terkecil masyarakat. Kita yakin bisa mencapai cita-cita kemerdekaan Negara Indonesia,” ujar Mensos Tri Rismaharini didampingi Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto.

Dalam sambutannya, Mensos Risma juga berencana menghidupkan kembali karang taruna untuk memerangi hoaks atau informasi palsu. “Memang kenapa saya akan hidupkan karang taruna di daerah untuk menjadi motor penggerak mereka memerangi hoaks yang tidak betul, melawan radikalisme,” ujar Risma lagi.

Mensos Risma juga mengatakan bahwa karang taruna memiliki peran penting, khususnya pada situasi pandemi saat ini.

“Di usia yang cukup dewasa, 61 tahun, karang taruna bisa masuk ke dalam desa, kelurahan, bahkan unsur terkecil di masyarakat. Karena itu, peran karang taruna sangat penting untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata Risma, Selasa (2/3/2021).

Dia pun berharap karang taruna dapat menjadi pelopor di daerah untuk memotong rantai penularan Covid-19. “Jangan ada kata menyerah dan putus asa dalam membangun bangsa. Sebab, karang taruna akan jadi motor penggerak di daerah-daerah untuk memotong rantai pandemi. Sehingga, kita bisa buktikan kepada dunia bahwa bangsa indonesia bisa melawan pandemi dan lebih maju lagi,” ujar mantan wali kota Surabaya itu.

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Didik Mukrianto menambahkan, ke depan karang taruna berkomitmen untuk terus turut membantu mengentaskan persoalan sosial bangsa ini. “Demi mewujudkan kesejahteraan sosial di kalangan generasi muda dan masyarakat,” katanya.

Didik menyampaikan, karang taruna harus bisa aktif dalam rangka menyelamatkan moral dan karakter masyarakat, khususnya generasi muda. Yakni, dalam rangka perang melawan narkoba, hoaks, hate speech, fake news, dan penyakit sosial lainnya.

“Dedikasi dan positioning karang taruna tidak akan pernah berubah. Karang taruna akan terus menjadi pilar sosial bangsa ini dengan lebih adaptif, kreatif, inovatif, konektif, kolaboratif, dan kontributif dalam menjawab tuntutan perubahan,” tegasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here