Milad di Tengah Pandemi, Sekolah Ini Pilih Peduli Lansia

0
320
Salah satu siswa SD Muhammadiyah 10 Surabaya memberikan bingkisan kepada lansia. (Habibie/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Perayaan milad Muhammadiyah tahun ini terasa sangat berbeda. Gelaran pentas seni, bazar amal, kemeriahan, serta riuh siswa saat pawai taaruf tidak lagi terdengar. Di tengah pandemi Covid-19, semua harus mematuhi protokol kesehatan dengan tidak berkegiatan yang mendatangkan kerumunan massa.

Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan SD Muhammadiyah 10 Surabaya (Mumtas) untuk menggelar kegiatan yang bermanfaat. Sesuai dengan tema milad ke-108, Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri, para personel Mumtas menyikapinya dengan kegiatan berbagi kebaikan dengan lansia.

Samodra, ketua kegiatan, mengatakan pihakya berfokus pada lansia agar bisa menerapkan akhlak mulia kepada orang yang lebih tua serta membiasakan berbagi kebaikan sejak dini. “Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 427 civitas akademika, terutama anak-anak, ini secara serentak berbagi dalam berbagai bentuk kebaikan pada 18 November 2020 (hari jadi Muhammadiyah) kepada lansia di sekitar lingkungan masing-masing. Lalu mengunggah foto atau video di akun media sosial sekolah,” katanya.

Mbah Shofia, salah seorang PK5 penerima manfaat yang sehari-hari jualan nasi bungkus di perempatan Kaliondo, Simokerto, merasa bahagia, terharu, dan berterima kasih kepada panitia yang telah mengajarkan anak-anak karakter mulia di tengah maraknya berita kenakalan anak dan remaja di masa pandemi Covid-19.

“Bukan banyak dan sedikitnya bingkisan yang kami terima, tapi kepedulian dan keramahan yang menyebabkan kami sampai menitikkan air mata. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan untuk mencetak gererasi Islam berkemajuan,” tuturnya dengan rasa haru.

Arkan, siswa kelas 6, mengatakan bahwa kegiatan ini membuat hatinya trenyuh. “Saya sangat tersentuh. Walaupun saya sering ikut kegiatan Jumat berkah dengan membagi nasi bungkus, tapi kali ini terasa berbeda. Respons nenek-nenek begitu menyentuh hati,” ujarnya.

“Ternyata masih banyak orang yang membutuhkan uluran tangan. Oleh karena itu, mari kita senantiasa bersyukur atas segala kebaikan yang telah diberikan oleh Allah Swt dengan menyisihkan sebagian dari apa yang kita punya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Munhamir, kepala sekolah, ketika diwawancarai KLIKMU.CO mengatakan, kegiatan filantropi ini semakin meneguhkan semangat berbagi dan menebar kemanfaatan bagi sesama serta menjadi pribadi yang penuh manfaat. “Selamat Milad ke-108 Muhammadiyah, mari berbagi untuk kemanfaatan negeri,”ujarnya.

Abu Hurairah r.a berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setiap ruas tulang manusia harus disedekahi setiap hari saat terbitnya matahari : berbuat adil terhadap dua orang (mendamaikan) adalah sedekah, menolong seseorang naik kendaraan, membimbing, dan mengangkat barang bawaan adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, berkata yang baik juga termasuk sedekah, begitu pula setiap langkah menunaikan sholat adalah sedekah, serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Tampaknya, hadist di atas menjadi salah satu pelecut civitas akademika Mumtas untuk senantiasa menebar kemanfaatan bagi sesama. (Habibie/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here