Milad Pemuda Muhammadiyah, Ini Pesan dan Harapan Haedar Nashir

0
182
Foto diambil dari Suara Merdeka Solo

KLIKMU.CO – Di usia ke-89 tahun ini, Pemuda Muhammadiyah harus menjadikan milad sebagai momentum memerankan diri pembawa misi Islam berkemajuan. Misi pencerahan mesti menjadi bagian dari komitmen Pemuda Muhammadiyah yang membawa gerakan pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan. Bangun komitmen berintegritas dan berkualitas dalam dinamika gerakan.”

Demikian pesan dan harapan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi dalam rangka Milad Ke-89 Pemuda Muhammadiyah dengan tema “Meneguhkan Pemuda Negarawan”.

Prof Haedar menambahkan, sebagai bagian dari kader Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah harus berintegritas, berilmu, dan beramal saleh untuk membawa misi Islam rahmatan lil alamin. Perjuangkan dakwah dengan meneladani dan melanjutkan perwujudan Islam yang dibawa oleh nabi akhir zaman, Muhammad SAW, untuk membangun peradaban berkemajuan.

“Contohlah kehidupan para pimpinan Muhammadiyah yang bersahaja, berwawasan luas, gemar beramal, berkomitmen tinggi, dan berkemajuan,” ujarnya.

Menurut Haedar, sudah saatnya para pimpinan dan kader memahami ruh ajaran Islam dan karakter Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah pencerahan yang selalu mewujudkan amaliah berkemajuan. Pemuda Muhammadiyah jangan banyak beretorika, tetapi erbuat yang nyata di akar rumput untuk menggerakkan kaum muda Islam menjadi kelompok yang mandiri dan maju kehidupannya serta berperan dalam memajukan masyarakat setempat.

Kader Pemuda Muhammadiyah juga harus memahami karakter Muhammadiyah yang membawa ciri reformis. Jangan sampai konservatif yang langkah-langkahnya tidak mencerminkan langkah yang maju. Kader Pemuda Muhammadiyah di mana pun jangan terbawa arus konservativisme dan ekstremisme, sebaliknya niscaya moderat dan berkemajuan.

“Pemuda Muhammadiyah niscaya memiliki radius pergaulan yang luas dengan tetap menjaga marwah dan muruah jatidiri Muhammadiyah di manapun berada. Pemuda Muhammadiyah tidak boleh terperangkap budaya inderawi yang materialistik, hedonistik, dan oportunisme. Jaga komitmen, akhlak mulia, kebersamaan, persaudaraan, dan idealisme dalam mewujudkan perjuangan dan cita-cita gerakan,” tandasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here