Motivasi Kehidupan #4: Pilihlah Temanmu, Temukan Mentormu

0
129
Foto diambil dari TribunNews.Com

KLIKMU.CO

Oleh: Ali Murtadlo*

“Social contagion is real. if you spend time
with people who smoke, you’ll probably smoke too.
If you hang out with people who exercise,
you’re more likely exercise too.
If you want to be more successful,
you must spend more time with people
who are more successful, as well.”

(Penularan sosial itu nyata. Jika kamu berteman dengan perokok, kamu cenderung akan merokok. Jika kamu berteman dengan orang yang rajin senam, mungkin kamu akan ketularan senam. Jika kamu ingin lebih sukses, maka bergaulah dengan orang sukses).
Lewis Schiff, penulis buku Business Brilliant.

“Temukan mentor Anda diam-diam. Akui apa yang salah yang selama ini Anda lakukan. Lalu, perbaikilah seperti sang mentor lakukan,” lanjut Lewis. Pelajaran lain dari sang mentor yang akan Anda dapati adalah: 1. Bahwa self-made millionaires itu pintar mengendus di mana ada uang 2. Mereka jago bernego untuk mendapatkan uang 3. Mereka mengeksekusi dengan penuh ketekunan 4. Mereka sangat menjaga networks 5. Mereka cepat move on jika jatuh 6. Mereka pintar membangun tim 7. Mereka gagal berkali-kali dan anehnya bangkitnya lebih berkali-kali lagi.

Menurut William Lipovsky yang menulis Why You Should Have A Business Mentor, ada 4 keuntungan punya mentor bisnis. 1. Belajar dari pengalaman mentor, baik kesalahan-kesalahannya maupun kelebihannya. 2. Berhubungan secara rileks, karena mentor bukan atasan, pengawas maupun bawahan. 3. Lebih irit karena tidak dikontrak sebagai konsultan maupun coach. 4. Bisa menambah jaringan berkat networking dari mentor.

Bagaimana mendapatkan mentor? Menurut Inc.com: pertama, usahakan dari keluarga dan teman. Merekalah yang paling tahu nature bisnis yang kita bangun. Kedua, jaringan kita sendiri. Ketiga, rekomendasi teman-teman 4. Jika memang benar-benar mendesak dan perlu cepat, mungkin sudah saatnya perlu konsultan berbayar.

Yakinlah banyak di sekitar kita ada pebisnis yang dengan senang hati membagi pengalamannya secara gratis. Orang seperti inilah yang worthwhile untuk kita kumpuli seperti kita mengumpuli orang sholeh agar kita ikut terbawa hawa adem dan menjadi orang baik seperti yang dinyanyikan apik oleh Opick: Wong Kang Sholeh Kumpulono.

*ex CEO of Jawapos TV and JP Books. He also has experience as a war journalist in Gulf war

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here