Muhadjir Effendy Dukung Surabaya KBM Tatap Muka

0
129
Prof Dr Muhadjir Effendy MAP saat menyampaikan sambutan dalam acara Topping Off Pembangunan The Ahmad Dahlan Plaza di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. (Arif'An/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP mendukung rencana pemerintah daerah akan membuka kegiatan belajar-mengajar KBM tatap muka. Termasuk di Surabaya. Hal itu disampaikan Muhadjir kepara wartawan usai menghadiri acara Topping Off Pembangunan The Ahmad Dahlan Plaza di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Sabtu (14/11/2020).

Muhadjir Effendy mengungkapkan, sekolah tatap muka harus segera dilakukan bagi daerah yang persebaran Covid-19-nya masuk kategori kuning. “Supaya tidak mengganggu pembangunan SDM di Indonesia,” ujarnya.

Yang terpenting, lanjut dia, penerapan protokol kesehatan tetap harus diperhatikan. Selain itu, harus tetap hati-hati dan waspada.

“Dan secara periodik, perlu dilakukan rapid test atau swab test untuk para guru maupun siswa,” ujar mantan rektor UMM tersebut.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menjelaskan, pandemi Covid-19 harus dilawan karena dikhawatirkan memberikan rasa takut jika diabaikan.

“Sebab, kalau sekolah daring terus dilakukan, akan berpotensi merusak kualitas SDM bangsa Indonesia. Anak-anak kalau lama tidak masuk sekolah, maka kerusakan akan kualitas SDM kita jauh melebihi kerusakan sektor perekonomian,” tegasnya.

Untuk memulai kegiatan belajar-mengajar KBM tatap muka, lanjut Muhadjir, sekolah atau pemerintah daerah tidak perlu menunggu surat keputusan bersama yang melibatkan Kementerian terkait.

“Nggak perlu nunggu SKB untuk memulai sekolah tatap muka. Jika memang Satgas Penanganan Covid-19 sudah mengizinkan, cukup bagi sekolah untuk menjadikan acuan KBM tatap muka,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhadjir juga menekankan pentingnya doktrin agar para pihak punya kebanggaan jadi orang Muhammadiyah dan memperjuangkan dakwah. “Menanamkan rasa Muhammadiyah kepada siswa Muhammadiyah itu penting,” tegasnya.

Dalam kesempatan sambutannya, Prof Muhadjir juga mengapresiasi Muhammadiyah Surabaya sebagai ibu kota provinsi yang semakin berkembang pesat.

“Apa yang dilakukan Bapak-Bapak di Surabaya ini, termasuk Pak Suko (Sukadiono, rektor UM Surabaya, Red) sudah melampaui apa yang saya dan Pak Malik (Malik Fadjar, Red) lakukan di Malang,” paparnya. (Abdul Wahab/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here