Muhammad Ilham: Sempat Lima Kali Gagal, Kini Bahagia Nikmati Beasiswa di Portugal

0
138
Muhammad Ilham saat berada di Portugal. (Foto pribadi/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Cita-cita pergi ke luar negeri telah tumbuh dalam diri Muhammad Ilham sejak menginjak bangku SMP. Dia mulai tertarik pergi ke luar negeri setelah menonton beberapa film dari negara lain seperti Korea dan Eropa. Pendidikan bahasa asing pun ditanamkan sang ayah sejak Ilham menempuh SMA.

“Ketika saya SMA, ayah menekankan kepada saya untuk mempelajari dua bahasa asing dengan bahasa Inggris sebagai pilihan wajib. Selain les bahasa Inggris, saya juga mengambil les bahasa Korea saat itu,” kenang anak ketiga dari empat bersaudara tersebut.

Menginjak bangku kuliah, Ilham melihat banyak kesempatan untuk pergi ke luar negeri. Ketika sedang mengikuti masa orientasi mahasiswa, Ilham mengetahui bahwa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki banyak beasiswa mancanegara. Sejak saat itu, Ilham memantapkan hati untuk mendaftarkan diri pada program-program tersebut.

“Saat pengenalan studi mahasiswa baru (pesmaba), International Relations Office (IRO) UMM datang ke fakultas-fakultas untuk presentasi. Dari situ saya tahu berbagai beasiswa luar negeri yang ada di UMM. Saya merasa ini kesempatan bagus bagi saya untuk pergi ke luar negeri,” kata mahasiswa Teknik Elektro UMM tersebut.

Perjalanan Ilham memperoleh beasiswa tidaklah mudah. Banyak penolakan yang dia alami. Terhitung sudah lima kali dia tidak lolos beasiswa ke luar negeri. Namun, hal tersebut tak membuatnya menyerah. Ilham sering bertanya kepada senior-senior di IRO tentang tips lolos beasiswa. Ilham juga meningkatkan kualitas curriculum vitae (CV) dengan mengikuti organisasi dan lomba debat.

“Saya mendaftar kali pertama itu waktu semester satu beasiswa student exchange ke Thailand. Namun gagal. Mungkin karena CV saya belum bagus. Setelah itu saya ikut organisasi International Language Forum (ILF) dan lomba debat bahasa Inggris,” katanya.

“Di jurusan saya sedikit yang bisa bahasa Inggris. Jadi, saya selalu diajukan untuk mengikuti perlombaan. Selain mengasah skill bahasa Inggris, hal ini juga meningkatkan kualitas CV saya,” ujar mahasiswa asal Sulawesi Tenggara itu.

Berkat kegigihannya, Ilham berhasil mengikuti pertukaran mahasiswa ke Singapore Polytechnic selama satu bulan. Selain itu, pada Februari 2021 Ilham berangkat ke Portugal setelah mendapat beasiswa dari Erasmus+.

“Saya mendaftar beasiswa ini sejak 2020. Awalnya saya akan diberangkatkan saat bulan September 2020, tapi keberangkatan saya diundur karena pandemi. Beasiswa ini berat di awal, karena harus mengurus visa, tiket pesawat, dan lainnya dengan uang sendiri di masa pandemi seperti ini,” ujarnya.

“Namun, keluarga saya, terutama ayah, sangat mendukung saya keputusan saya untuk berangkat ke Portugal. Baru setelah saya sampai di Portugal, semua uang transportasi diganti,” lanjut Ilham.

Saat ini Ilham sedang bahagia menikmati masa-masa belajarnya di University of Minho Portugal. Di sela kegiatan belajar, Ilham juga fokus untuk mengerjakan skripsi yang sudah ada di depan mata. Ke depan, ia juga ingin kembali belajar di luar negeri, khususnya untuk studi S-2. “Setelah saya menyelesaikan sarjana di UMM, saya ingin daftar beasiswa S-2 di program Erasmus Master,” pungkasnya. (Wildan/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here