Muhammadiyah Adalah Ibu yang Melahirkan Negeri

0
149
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi. (Foto diambil dari FB pribadi)

Oleh: Prof Dr Haedar Nashir MSi *)

KLIKMU.CO

Muhammadiyah organisasi besar sarat pengalaman sejarah panjang dalam segala ujian zaman. Muhammadiyah kenyang asam garam kehidupan menghadapi dinamika kebangsaan sesulit apa pun, sejak pra-kemerdekaan sampai saat ini dan ke depan. Muhammadiyah istikamah menjalankan misi dakwah amar makruf nahi munkar dan tajdid untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta yang rahmatan lil-alamin. Muhammadiyah berwatak wasathiyah Islam berkemajuan. Sifat Muhammadiyah senantiasa adil dan korektif ke dalam dan keluar dengan bijaksana.

Muhammadiyah adalah ibu yang melahirkan negeri, selalu memberi dan menghadirkan solusi. Ketika bangsa dan warga dunia dilanda pandemi Covid-19 yang menjadi tragedi pilu kemanusiaan, Muhammadiyah hadir sebagai pemecah masalah melalui berjenis aksi untuk kebajikan negeri. Saat ini pemerintah dan semua pihak mesti fokus menangani pandemi dengan kebijakan dan langkah terbaik. Tepikan agenda-agenda yang bermasalah bila ingin negeri ini bersatu dan tidak gaduh.

Muhammadiyah terus bergerak menyebar pikiran maju, membangun pusat keunggulan, memandu moral, memberi keteladanan, serta aktif mengawal kiblat bangsa dalam semangat persatuan Indonesia. Sikap kritis sebagai wujud amar makruf nahi munkar terus dilakukan tanpa angkuh diri, sesuai jalur dan jati diri organisasi untuk perbaikan negeri.

Muhammadiyah hidup dalam dinamika kebangsaan yang beragam serta sarat masalah dan tantangan. Penyelenggara negara wajib menjalankan perintah konstitusi dalam mengurus negara dan hajat hidup rakyat dengan benar dan amanah. Jalankan konstitusi dengan konsisten tanpa penyimpangan. Buka ruang kritik dan dialog dengan bijak tanpa merasa digdaya.

Semua pihak berhak bersuara positif maupun kritis tentang tanah airnya secara bertanggung jawab tanpa saling menegasikan. Indonesia milik bersama, semua perlu berintrospeksi tanpa angkuh diri. Siapa tahu satu sama lain telah memberi andil pada nestapa ibu pertiwi. Pecahkan masalah bangsa secara bersama dengan sikap kenegarawanan bermarwah utama.

Indonesia ibarat taman seribu kembang. Muhammadiyah menghargai pandangan dan pergerakan golongan lain dalam menyikapi keadaan untuk kemajuan negeri. Pilihan perjuangan kebangsaan setiap kelompok tentu beragam, tidak ada yang paling benar sebagai penegek kebenaran. Hal yang diperlukan dialog, perbaikan, dan kerja sama saling menghargai dalam semangat persatuan menuju cita-cita nasional. Muhammadiyah memiliki pandangan dan cara sendiri dalam menyikapi kehidupan kebangsaan yang kompleks. Bangun saling percaya dan kebersamaan demi masa depan yang dicita-citakan para pejuang dan pendiri Indonesia.

Muhammadiyah mampu bertahan dan berkembang melampau satu abad menghadapi gelombang zaman karena prinsip dan sistem gerakannya yang kokoh. Seluruh anggota, kader, dan pimpinan Persyarikatan harus cerdas dan saksama dalam membawa gerakan Islam ini di tengah dinamika keadaan.

Jangan bertindak sendiri-sendiri yang dapat menggiring Muhammadiyah pada aksi dan pergerakan politik yang tidak sejalan dengan landasan dan identitas Persyarikatan. Jagalah Muhammadiyah sebagaimana pesan Kiai Ahmad Dahlan Sang Pendiri Gerakan. Pedomani Prinsip, Kepribadian, Khittah, dan Kebijakan Muhammadiyah sebagai koridor utama berjuang dalam satu barisan kokoh (QS Ash-Shaff: 4). Itulah fondasi dan sistem perjuangan Muhammadiyah sepanjang zaman. (*)

*) Ketua umum PP Muhammadiyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here