Muhammadiyah Benowo Lahir di Tengah Pandemi Covid-19

0
282
Foto Kyai Mahsun Djayadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya saat melantik Pimpinan Cabang Muhammadiyah Benowo diambil oleh Kaji Sin

KLIKMU.CO- Masjid Al Ghorib, Kota Surabaya. Dengan mengucap bismilahirrohmani saya melantik dan mengamanatkan pimpiman cabang muhammadiyah kepada Naemul murad selaku ketua baru pimpinan cabang muhammadiyah benowo, itulah kata kata yang pertama kali di ucapkan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota surabaya DR. H Mahsun, MAg.

Dalam sambutanya ketua PDM surabaya kepada pengurus yang baru PCM Benowo berpesan

Mengambil filosofi peringatan 1 muharram 1442 H bertepatan dengan 20 agustus 2020, bahwa penanggalan tahun hijriyah dimulai ketika Rosullah hijrah dari mekah dan madina. Kalau berkaca dari hijrah rosullah maka ada beberapa hal yang patut untuk dipahami menurut beliau

pertama pimpinan cabang harus mampu melakukan langkah langkah strategis dalam pengambangan gerakkan dakwah muhammadiyah di wilayah yang menjadi wilayah kerjanya agar tujuan menegakkan ajaran islam sehingga terwujud masyarakat yang sebenarbenarnya.

Kedua, pimpinan cabang harus mampu melakukan gerakan yang mampu menyatukan seluruh komponen anak bangsa, karena ketua pdm menyadari persoalan persoalan kegamaan dan keutamaan ini tidak bisa di lakukan hanya satu komponen elemen masyarakat saja misal muhammadiyah

Ketiga, pimpinan cabang mampu melakukan negosiasi negosiasi baik dengan pemerintah dalam hal ini camat, polsek koramil serta maupun elemen masyarakat dalam hal ini ormas ormas setingkat pimpinan cabang

Dalam pelantikan yang bertempat di masjid al ghorib yang berdekatan dengan terminal osowilangon tidak hanya melakukan pelantikan terhadap pimpinan cabang muhammadiyah benowo tetapi juga pelantinkan terhadap pimpinan ranting muhammadiyah kandangan, pimpinan ranting muhammadiyah sememi dan pimpinan ranting muhammadiyah oso wilangon.

Dalam pelantikan tiga pimpinan ranting tersebut, Naemul murad selaku pimpinan cabang muhammadiyah benowo memimpin pengucapan janji selaku pimpinan muhammadiyah, pertama senantiasa bertauhid kepada allah dan senantiasa memurnikan ajaran islam, setia pada prinsip dasar perjuangan muhammadiyah serta Berjuang untuk kesejahtraan manusia sebai perwujudan rahmatan lil alamin. (Kaji Sin/Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here