Muhammadiyah: Imbau Tidak Mudik, Menyelamatkan Kehidupan Jauh Lebih Penting

0
150
Ustadz Dr. H. Abdul Mu'ti, M.Ed. saat memberikan tausiyah di acara Pengajian Ahad Pagi Pencerah PDM Kota Surabaya di At-Tauhid Tower UMSurabaya. (Foto: Spesial)

KLIKMU.CO – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau masyarakat tidak melaksanakan tradisi mudik pada lebaran tahun ini berkaitan dengan penyebaran virus corona atau Covid-19. Mudik sesungguhnya bukan ajaran agama.

Dikutip dari iNews, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan, silaturahim merupakan akhlak mulia dan sangat dianjurkan di dalam ajaran Islam. Silaturahim lazimnya dilakukan dengan saling berkunjung, memberi hadiah, dan berjabat tangan.

“Akan tetapi dalam situasi tertentu karena keadaan, jarak, dan Kesempatan silaturrahim dapat dilakukan dengan cara yang berbeda,” kata Mu’ti di Jakarta, Ahad (29/3/2020).

Dia mencontohkan cara lain tersebut yakni dengan berkirim surat (korespondensi), surat elektronik (email), telepon, video call, dan cara-cara yang lain. Inti silaturahim yaitu saling mendoakan, berbagi suka-duka, dan membantu meringankan beban atau masalah.

Dia berpandangan, mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia sebagai bentuk silaturahim. Walaupun dilaksanakan dalam satu rangkaian Idul Fitri, mudik bukan merupakan ajaran agama. Karena itu, tidak ada masalah apabila tidak mudik.

“Di dalam ajaran Islam, menyelamatkan kehidupan jauh lebih penting dibandingkan dengan melaksanakan tradisi yang mengandung risiko keselamatan,”ucap dosen UIN Jakarta ini.

Mu’ti mengingatkan, jika tidak benar-benar mendesak sebaiknya masyarakat tidak mudik pada Syawal 1441 Hijriah atau pada 2020 ini. Silaturahim dapat dilaksanakan dengan cara lain pada waktu yang lain apabila situasi sudah membaik dan aman.

Untuk diketahui, persebaran virus corona di Indonesia dari hari ke hari makin meluas. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Ahad (29/3/2020) pukul 12.00 WIB, kasus positif mencapai 1.285 orang atau bertambah 130 kasus dari hari sebelumnya.

Pasien positif yang meninggal dunia juga bertambah 12 orang menjadi 114. Sedangkan pasien sembuh total mencapai 59 orang. Pemerintah juga menyerukan kepada masyarakat agar tidak mudik demi menghindari potensi persebaran corona ke kampung halaman. (Irfan Ma’ruf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here