Muhammadiyah Keluarkan Ketentuan Ibadah Lanjutan di Masa Pandemi: Shalat Jumat Boleh, asal…

0
3459
Agung Danarto saat membacakan surat edaran PP Muhammadyah yang terbaru. (Tangkapan layar/PWMU.CO)

KLIKMU.CO – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau warga Muhammadiyah hendaknya senantiasa melaksanakan ibadah sesuai dengan syariat Islam berdasarkan dalil-dalil yang maqbulah disertai fungsi ibadah yang semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan ihsan dalam kehidupan. Hal itu tertuang dalam Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 05/Edr/I.0/E/2020 tentang Tuntunan dan Panduan Menghadapi Pandemi dan Dampak Covid-19 yang dikeluarkan pada Kamis, 4 Juni 2020.

Oleh karena itu, di daerah yang dinyatakan belum aman (zona merah), lanjut bunyi edaran tersebut, ibadah sunah, fardu kifayah, dan fardu ain hendaknya dilaksanakan di rumah.

Sementara itu, di daerah yang aman (zona hijau), shalat sunah hendaknya dilaksanakan di rumah. Shalat fardu kifayah sebaiknya dilaksanakan di rumah apabila syarat fardu kifayah di masjid telah terpenuhi.

”Shalat Jumat dapat dilaksanakan di masjid, musala, atau tempat lain yang memungkinkan. Pelaksanaan shalat di masjid/musala semaksimal mungkin mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) atau pemerintah setempat. Untuk memberikan kesempatan masyarakat yang hendak menunaikan ibadah shalat Jumat, pelaksanaan shalat Jumat dengan protokol pencegahan Covid-19 dapat dilaksanakan lebih dari satu rombongan/sif atau diperbanyak tempatnya dengan memanfaatkan gedung/ruangan selain masjid/mushala yang memenuhi syarat tempat shalat,” bunyi poin ketiga imbauan tersebut.

Selain tiga poin di atas, ada tiga poin lagi yang disampaikan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai tuntunan dan panduan.

Selengkapnya baca di sini.

EDARAN 05 tahun 2020-d-DRAF Panduan Menghadapi Pandemi dan Dampak Covid-19–by Sekretariat-VERSI 1 HALAMAN

Adapun tuntunan ibadah dan panduan pembinaan keagamaan-peribadatan jamaah Muhammadiyah dalam masa pandemi wabah Covid-19 tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari edaran ini.

Ketentuan Ibadah pada masa pasca darurat covid kerja sa edit fiks

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here