Muhammadiyah Latih Patriot Pejuang Pangan di Papua

0
118
Rektor UMM Dr Fauzan MPd (kanan) saat acara Pelatihan Patriot Perjuangan Pangan: dari Papua untuk Bangsa. (Candra/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Dalam rangka mendukung terbentuknya sumber daya manusia (SDM) terampil, khususnya di Papua, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan kegiatan Pelatihan Patriot Perjuangan Pangan: dari Papua untuk Bangsa pada Jumat (8/1/2021). Para peserta yang mengikuti program ini mendapatkan materi, pelatihan, serta keterampilan dalam bidang pertanian dan peternakan. Turut hadir pula Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof Dr Muhadjir Effendy MAP serta Rektor UMM Dr Fauzan MPd dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Mengawali sambutannya, Muhadjir mengungkapkan bahwa wilayah Papua memiliki kekayaan yang berlimpah. Keanekaragaman flora dan fauna yang banyak juga menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, tingkat kecerdasan dan fisik yang dimiliki tergolong bagus. “Papua memang memiliki banyak sekali kelebihan, baik dari segi sumber daya alamnya maupun sumber daya manusianya,” terangnya.

Meski demikian, ia menilai bahwa mental dan motivasi kerja yang ada masih kurang memadai. Berangkat dari hal itu, ia berharap agenda pelatihan ini bisa menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan mental kerja putra dan putri terbaik Papua. Tak lupa, ia juga menginginkan para peserta bisa menjadi pionir dalam usaha memajukan Papua di masa depan.

Senada dengan Muhadjir, Fauzan berharap pelatihan patriot Papua ini bisa memberikan dampak yang lebih luas. Utamanya bagi para peserta yang sudah hadir dan serius mengikutinya. “Tentu saja saya ingin melihat mereka menjadi petani yang tangguh. Tidak hanya paham teori, tapi juga bisa menjadi petani yang profesional,” harap Fauzan.

Pelatihan pangan ini sendiri akan dilaksanakan secara periodik. Pada periode pertama, ada sejumlah putra putri Papua yang akan turut serta dalam dua sesi. Sesi pertama mereka akan diberi pembekalan materi selama dua  hari. Kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yakni praktik lapangan yang diadakan selama dua bulan penuh.

“Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen UMM dalam rangka merealisasikan satu tekad dan visi UMM, yakni dari Muhammadiyah untuk bangsa,” ungkapnya.

Di kesempatan lain, Arie Ferdinand, salah satu peserta, mengatakan bahwa sumber daya alam Papua memang kaya akan potensi. Sayangnya, belum dibarengi dengan pengelolaan secara baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat setempat. Ia berharap dengan ikutnya mereka dalam pelatihan patriot pangan tersebut, ia dan rekan-rekannya bisa memperoleh banyak keterampilan. Lebih-lebih bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Papua di bidang pertanian dan peternakan.

“Visi dan misi kami menjadi bagian dari agenda ini adalah agar rakyat papua dapat mengembangkan sumber daya yang dimiliki secara mandiri” kata koordinator peserta itu. (Candra/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here