Muhammadiyah Minta Presiden Tunda Pelaksanaan UU Cipta Kerja

0
101
Presiden Jokowi (kiri) dan Haedar Nashir pada sebuah acara sebelum pandemi Covid-19. (Foto Antara)

KLIKMU.CO – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Rabu siang pukul 11.00-12.30 (21/10/2020). Dalam pertemuan itu, Muhammadiyah diwakili oleh Prof Haedar Nashir MSi (ketua umum), Prof Abdul Mu’ti MEd (sekretaris umum), dan Dr Sutrisno Raharjo (ketua majelis hukum dan HAM). Sementara Presiden Jokowididampingi Mensesneg Prof Pratikno dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam tersebut, Presiden Jokowi menjelaskan secara panjang lebar terkait latar belakang, materi, dan peran strategis dalam peningkatan ekonomi di Indonesia.

Dalam rilis tertulisnya, Prof Mu’ti menyampaikan bahwa presiden menegaskan sikap dan pandangan terkait banyaknya kritik dari masyarakat.

Terhadap kritik tersebut, lanjut Mu’ti, presiden menegaskan posisinya yang tidak akan menerbitkan perppu, tetapi membuka diri terhadap masukan dari berbagai pihak. Termasuk kemungkinan merevisi materi UU Cipta Kerja yang bermasalah.

”Presiden mengakui bahwa komunikasi politik antara pemerintah dan masyarakat terkait UU Cipta Kerja memang kurang dan perlu diperbaiki,” kata Mu’ti.

Sementara itu, Ketua Umum PP  Muhammadiyah Prof  Haedar Nashir MSi mengapresiasi sikap presiden dan keterbukaan berdialog dengan PP Muhammadiyah dan berbagai elemen masyarakat.

Terkait dengan UU Cipta Kerja, PP Muhammadiyah menyampaikan catatan dan masukan tertulis yang diserahkan langsung kepada presiden. Untuk menciptakan situasi yang tenang dan kemungkinan perbaikan, PP Muhammadiyah mengusulkan agar presiden dapat menunda pelaksanaan UU Cipta Kerja sesuai dengan peraturan yang berlaku.

”Di Indonesia terdapat beberapa UU yang ditunda pelaksanaannya karena berbagai alasan, misalnya kesiapan, penolakan dari masyarakat, dan lain sebagainya,” ujar Haedar.

Setelah menerima masukan tersebut, presiden menyatakan akan mengkaji dengan saksama. (AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here