Muhammadiyah: Presiden Prancis Contoh Pemimpin yang Bisa Timbulkan Permusuhan

0
1599
viva.co.id

KLIKMU.CO – Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut menyatakan kekecewaan atas pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyudutkan umat Islam dan menganggap penghinaan Nabi Muhammad SAW sebagai ekspresi kebebasan.

“Kami merasa kecewa dan patut disayangkan pernyataan tersebut keluar dari seorang pemimpin yang memperlihatkan ketidaktoleranan terhadap keyakinan orang lain,” kata Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad sebagaimana dikutip  Antara pada Selasa (27/10/2020).

Pernyataan Macron itu muncul menanggapi kasus seorang guru di Prancis, Samuel Patty, yang dibunuh karena mempertontonkan karikatur Nabi Muhammad SAW di dalam kelas pada 5 Oktober.

Presiden Prancis Emmanuel Macron lantas saling tukar argumen dengan beberapa negara muslim terkait sikap pemerintah. Puncaknya, Macron mengeluarkan komentar kontroversial bahwa kelompok Islamis ingin menghancurkan masa depan Prancis. Orang nomor satu di Prancis itu juga menyebut kasus pembunuhan guru itu bertentangan dengan kebebasan berekspresi.

Dadang pun sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Menurut dia, pernyataan Presiden Macron tersebut justru mempertegas sikap intoleran bagi kalangan lain yang menghormati nabi atau pemimpin agama.

Menurut dia, setiap manusia sebaiknya saling menghormati satu sama lain apa pun latar belakangnya, terlebih itu adalah hal sakral terkait suatu agama.“Kita menghormati perasaan semua umat beragama untuk tidak melecehkan tokoh suci agama apa pun,” kata dia.

Sementara itu, Anwar Abbas, ketua PP Muhammadiyah lainnya, mengatakan bahwa Macron adalah tipikal pemimpin yang bisa membawa pada pertentangan dan permusuhan umat beragama jika tidak mengubah cara berkomunikasinya. Termasuk meminta maaf kepada masyarakat dunia, khususnya umat Islam.

“Saya melihat pimpinan seperti presiden Prancis inilah contoh pemimpin yang akan bisa menyeret dunia kepada kekacauan dan permusuhan yang dalam yang akan memunculkan dendam yang berkepanjangan yang tidak kunjung berakhir,” tandas dia. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here