Muhammadiyah Rungkut Mendesign Generasi 2045 di Era Revolusi Industri 4.0

0
354
Energy of Muhammadiyah Rungkut: Para peserta Rakom berpose bersama sesaat sebelum penutupan acara. (Foto: Farid)

KLIKMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut menggelar Rapat Kerja dan Darul Arqam (RAKOM), Sabtu – Ahad (1-2/9) di Hotel New Start Trawas Mojokerto. Agenda itu menjadi salah satu terobosan baru PCM Rungkut yang digagas Majelis Pengkaderan untuk mengoptimalkan pergerakan Muhammadiyah Rungkut secara efektif, efisien, dan berkemajuan.

Acara itu sendiri dibuka oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Saifuddin Zaini dan dihadiri segenap Organisasi Otonom (ORTOM) Muhammadiyah, Amah Usaha Muhammadiyah (AUM), Rungkut yang berjumlah sekitar 80 orang.

Selama dua hari, para peserta disuguhi materi dari masing-masing narasumber. Adapun Saifuddin Zaini mengisi materi pertama, dan dilanjutkan sambutan oleh PCM Rungkut, Abah Faisal Haqqi.

“Dalam ber-Muhammadiyah kita harus selalu bersemangat dan bergembira, jangan dijadikan beban,” kata Faisal.

Sememtara itu, di sesi kedua yang dihelat malam hari, Ketua Majelis Pelayanan Sosial Muhammadiyah (MPS) Muhammadiyag Surabaya, Ustadz Ferry Yudi AS bertindak sebagai pemateri. Ferry memaparkan tentang optimalisasi pergerakan Muhammadiyah yang berkemajuan. Selama dua jam Ferry memaparkan tentang bagaimana seharusnya Muhammadiyah Rungkut 50 tahun ke depan.

“Setiap Pejuang Muhammadiyah harus memiliki visi dalam 50 tahun kedepan untuk mengawal golden age (generasi emas) khususnya pada tahun 2045 dimana Indonesia pada saat itu berusia 100 tahun. Muhammadiyah menjadi kader-kader terbaik memimpin bangsa Indonesia dan dunia,” paparnya.

Selepas itu secara bergiliran, segenap ORTOM dan AUM Rungkut mempresentasikan kinerja masing-masing. Acara pun diakhiri oleh paparan IWAPI, Reny kepada para hadirin tentang antisipasi Muhammadiyah dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

“Dengan pengambangan dan kerjasama yang solid dari semua sektor, Muhammadiyah Rungkut Insyaallah mampu menjawabnya,” kata Reni yang menyempatkan bagi-bagi kompor kepada peserta seusai sesi materi berlangsung. (Farid Firmansyah/frd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here