Muhammadiyah Senior Club: Outing Senior, Kurangi Nestapa di Hari Tua

0
82
Melepas Rindu: Para pejuang persyarikatan berkumpul bernostalgia.(Foto: Special)

KLIKMU.CO Sebagai upaya transformasi pelayanan khusus usia lanjut, Muhammadiyah Senior Club (MSC) adalah wadah dan solusi agar para orang tua berusia lanjut (senior) tidak nestapa.

Menurut Samsul Bahri Nasution S.Psi. Direktur MSC, bahwa agenda tersebut sebagai upaya menggembirakan, sekaligus bentuk manifestasi dari program unggulan dan amanat Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar.

Dia menambahkan, mengawali tahun 2018 ini, MSC memiliki 2 agenda strategis, yakni pameran karya senior dan Outbond dan training (outing) pelayanan senior tour & traveling, yang mana disesuaikan dengan kebutuhan anggota MSC yang telah mendapatkan pelayanan sehari-hari sejak tahun lalu.

Lebih lanjut, katanya _Pertama,_ pameran karya kerajinan tangan daur ulang, yang kami adakan di kompleks RSIJ Cempaka Putih, hampir 2 bulan. Para member sangat senang, setiap member bersemangat piket menjaga stand pameran dan menjelaskan pengalamannya kepada pengunjung, dalam beraktivitas di MSC.

“Melihat para orang tua tersenyum dan merasakan kualitas kebermaknaan hidupnya semakin baik, menjadi nilai kebahagiaan tersendiri bagi kami,” katanya.

Selanjutnya, _kedua,_ MSC akan mengadakan Outbond dan Training (Outing) Senior di Ciawi pada tanggal 13-14 April 2018 bertemakan, _“Senior (Lansia) Bahagia Bersama Anak Muda“._

Adapun agendanya, sambung Samsul yaitu makan besar bersama, _psikogame_ yang dikreasikan sesuai kebutuhan, Bedah film, renungan dan salat malam, belajar Al-Qur’an, Outbond.

Hal itu, demi memastikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan para mbah-mbah peserta, Outing kali ini akan di dampingi oleh tim medis dan instruktur senam RSIJ Sukapura.

“Semua aktivitas dan pelayanan MSC dikontruksi oleh tim sekelompok anak muda untuk membahagiakan orang tua, memuliakan orang, agar khusnul khotimah,” katanya dengan menyitir Ridhallahi fi ridhal waalidaini, wa sukhtullahi fii sukhtil walidaini.

Artinya, ”Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” (Bahri/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here