Muhammadiyah Surabaya Dukung PSBB dan Penutupan Pasar Kapasan

0
343

KLIKMU.CO – Pemerintah Kota Surabaya menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah persebaran virus korona baru penyebab Covid-19 di wilayah Kota Pahlawan, Jawa Timur.

Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) M. Arif An mengatakan, penerapan PSBB di Surabaya didukung karena sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB tertanggal 31 Maret 2020 yang bertujuan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Muhammadiyah mendukung PSBB ini agar diterapkan secara tegas, disiplin, dan didukung semua pihak. Hendaknya warga dari luar Surabaya yang mau ke Surabaya jika tidak ada kepentingan atau sesuatu yang mendesak dan penting sekali agar lebih baik ditunda dulu, khususnya warga Surabaya yang dari Jakarta yang mudik lebih dulu untuk ditunda ke Surabaya. Selain itu, banyaknya kerumunan dan keramaian di fasilitas umum memerlukan tindakan tegas,” kata M. Arif An yang juga sekretaris Muhammadiyah Kota Surabaya di Posko MCCC, Jalan Wuni, Jumat (3/4).

Berdasarkan UU No 6/2018, tindakan yang bisa dilakukan dalam PSBB paling sedikit meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, dan pembatasan kegiatan di tempat/fasilitas umum.

Selain itu, M. Arif An mengimbau warga tidak keluar rumah kalau memang tidak ada kepentingan yang mendesak. “Kami juga mendukung penutupan sementara Pasar Kapasan karena ada yang sudah positif Covid-19. Sebab, Pasar Kapasan adalah pasar garmen terbesar di Surabaya sehingga luar biasa padat. Belum lagi Pasar Keputran dan pasar lainnya,” ujarnya.

“Sebelumnya, Pasar PPI Gresik yang meluber di jalan-jalan juga ditutup. Kami mendukung upaya sterilisasi pasar dan penerapan protokol kesehatan dengan tegas dan berjualan bisa lewat online. Kompensasi pemerintah bagi pedagang kecil, buruh angkut barang, tukang becak, petugas kebersihan di sekitar pasar tersebut yang mengais rexeki di pasar-pasar tolong diperhatikan pemerintah. Kasihan ekonomi mereka, terdampak luar biasa. Berikut juga pegawai toko hendaknya gaji. Jangan sampai distop oleh pemilik stan. Kepala PD Pasar Surya hendaknya mengadakan pendataan,” tegas mantan ketua Karang Taruna Kota Surabaya tersebut.

Sementara itu, sebagai bagian dari komunikasi pimpinan, warga Muhammadiyah dan simpatisan terkait dengan kebijakan dan langkah-langkah Muhammadiyah bisa di-WA langsung ke M. Arif An 08123166184 dan dr Zuhrotul Mar’ah Lailatussolichah 087854121927. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here