Muhammadiyah Telah Salurkan Rp 8 Miliar Lebih untuk Penanganan Bencana

0
142
Foto MDMC

KLIKMU.CO – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah melalui Divisi Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (TDRR) mengeluarkan rilis update respons Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana di tanah air selama Januari hingga April (per 23 April 2021).

Koordinator Divisi TDRR MDMC PP Muhammadiyah Indrayanto mengatakan, pihaknya telah melaksanakan 80 respons kebencanaan dari Januari hingga 23 April 2021.

“Paling banyak kami respons di Jawa Tengah sebanyak 19 kali, disusul Jawa Timur dengan 10 kali, Jawa Barat 6 kali, Yogyakarta 5 kali, dan NTB 4 kali. Selebihnya ada di 14 provinsi lain dengan jumlah masing-masing kurang dari 1-3 kali,” ujar Indrayanto di Yogyakarta.

Dari total 80 respons yang sudah dilaksanakan tersebut, Indrayanto mengatakan MDMC dalam pendanaan sudah menyalurkan sebanyak total Rp 8.121.779.632. Dana bersumber dari donasi berbagai pihak, baik keluarga besar Muhammadiyah maupun masyarakat umum, yang disalurkan melalui Lazismu. Juga bantuan dari lembaga-lembaga mitra MDMC seperti Swiss Solidair, CRS, dan Allianz.

“Dengan dana sebanyak itu, ada 298.892 orang penerima manfaat kegiatan MDMC melalui berbagai macam kegiatan respons, yaitu operasi SAR, distribusi makanan siap saji, Covid-19 kit, air bersih, logistik dan nonlogistik, pendampingan psikososial, layanan kesehatan, pembersihan lingkungan, pembuatan hunian darurat/sementara/tetap, sosialisasi dan pembuatan jembatan darurat,” paparnya.

Sementara itu, relawan Muhammadiyah yang terlibat, menurut Indrayanto, secara keseluruhan berjumlah 2.870 orang. “Paling banyak relawan umum sebanyak 2.268 orang, 200 orang relawan medis, 76 relawan psikososial, 7 personil asistensi, 150 relawan dapur umum, 86 anggota tim SAR, 57 relawan logistik, 4 driver dan 3 personil media,” ungkapnya.

Pada April 2021 ini, relawan Muhammadiyah terjun di tiga kawasan bencana, yaitu di Nusa Tenggara Barat (Bima dan Dompu) akibat curah hujan ekstrim, Nusa Tenggara Timur karena terjadinya bencana badai siklon Seroja, dan di Jawa Timur akibat gempa yang melanda kawasan selatan Jawa Timur seperti Blitar, Lumajang, Malang dan Jember.

Di Nusa Tenggara Barat, relawan Muhammadiyah setempat membantu warga terdampak banjir di Bima dan Dompu dengan melaksanakan giat pembersihan lingkungan, penyaluran bantuan logistik dan makanan siap saji serta layanan kesehatan gratis. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here