Muhasabah Hidup #10: Waktu Cepat Berlalu

0
148
Beritagar.id

Oleh: Saadih Sidik (*)

KLIKMU.CO

Tak terasa ternyata hari sudah petang…
Tak terasa tiba-tiba sudah seminggu berlalu…
Tak terasa pula waktu yang menghampiri kita telah berjalan sekian tahun…
Sungguh tak terasa, tiba-tiba…
Semua terasa cepat berlalu…

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ فَتَكُونَ السَّنَةُ كَالشَّهْرِ، وَيَكُونَ الشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ، وَتَكُونَ الْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ، وَيَكُونَ الْيَوْمُ كَالسَّاعَةِ، وَتَكُونَ السَّاعَةُ كَاحْتِرَاقِ السَّعَفَةِ

“Tidak akan terjadi hari kiamat hingga zaman berdekatan (waktu terasa singkat), setahun bagaikan sebulan, sebulan bagaikan seminggu, seminggu bagaikan sehari, sehari bagaikan sejam, dan sejam bagaikan terbakarnya pelepah pohon kurma.”
(HR. Ahmad, shahih oleh al-Albani dalam al-Jaami’ ash Shaghiir, 7299)

Ibnu Hajar Al-Asqolani rahimahullahu ta’ala berkata:

“Sungguh kita telah mendapati cepatnya hari-hari yang telah berlalu dan ini tidak kita jumpai pada masa sebelum zaman kita sekarang ini. Walaupun di masa itu tidak ada kehidupan yang terasa lezat. Dan yang benar bahwa maksud dari semua hal itu adalah dicabutnya barakah dari segala sesuatu hingga perihal masa sekalipun. Dan itu merupakan tanda dekatnya hari kiamat.”
(Fathul Bari 13/19)

Subhanallah, di antara tanda terasa cepatnya waktu adalah dicabutnya keberkahan. Maka, sungguh merugi jika kita tidak menyegerakan dan memperbanyak amal dalam keadaan ini.

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here