Muhasabah Hidup #18: Berprasangka Baik Padanya

0
283
Republika

Saadih Sidik (*)

KLIKMU.CO

Kehidupan ini sudah pasti ada pasang surutnya. Jika hari ini kita tertawa, esok mungkin tangisanlah yang menjadi teman paling setia. Jika hari ini kita sehat bertenaga, esok hari mungkin kita memerlukan orang lain untuk membantu segalanya.

Sebab, setiap kebaikan dan keburukan itu adalah ujian dari Allah Yang Maha Esa. Namun, optimislah karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala sendiri bersumpah sebanyak dua kali.

“Sesungguhnya pada setiap kesulitan ada bersamanya kemudahan. Sesungguhnya pada setiap kesulitan ada bersamanya kemudahan.”

Teruslah berbuat ketaatan dan amal kebaikan demi meraih kasih sayang Ar-Rahman. Lantaran kita sama sekali tidak tahu, setelah Allah merahmati, apakah ada lagi yang menjadi sebab untuk kita melangkah ke dalam syurga-Nya yang maha-indah?

Mungkinkah ia zikir penuh tawaduk atau mungkinkah ia air mata yang merembes seperti rasa hina atas dosa? Atau mungkinkah ia kebahagiaan yang kita berikan kepada orang lain yang memerlukan? Atau mungkin juga ia “doa” seekor hewan jalanan yang kekenyangan atas uluran sisa makanan kita di restoran?

Maka, teruslah berbuat tanpa mengharap balasan, apatah lagi mempertikaikan mengapa kebaikan kita tidak dihiraukan orang lain?

Ketika kita meyakini bahwa bersama kesengsaraan ada sebuah kebahagiaan, bersama tangisan ada sebuah senyuman. Maka sesungguhnya, itulah tanda keimanan. Prasangka yang baik kepada Tuhan Yang Maha Mencipta sekalian alam.

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here