Muhasabah Hidup #23: Ikhlas seperti Jam Dinding

0
515

Oleh: Saadih Sidik

KLIKMU.CO

Bila diri tidak dihargai, belajarlah dari jam dinding. Dilihat orang atau tidak, ia tetap berdetak. Dihargai orang atau tidak, ia tetap berputar.

Walau tak seorangpun mengucapkan terima kasih, ia tetap bekerja. Setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detik.

Hidup ini banyak pilihan, namun hidup inipun sangat singkat. Maka segera tentukan dan pilihlah keutamaan hidup kita.

Jangan sia-siakan hidup kita agar hidup kita lebih bermanfaat bagi orang lain.Dan teruslah berbuat baik kepada sesama manusia, meskipun perbuatan baik kita tidak dinilai dan diperhatikan oleh orang lain.

Ibarat jam dinding yang terus bekerja walaupun tak dilihat, namun senantiasa memberi manfaat bagi orang sekitarnya.

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here