Muhasabah Hidup #24: Pesona Dunia

0
415
Ilustrasi

Oleh: Saadih Sidik (*)

KLIKMU.CO

Dunia diibaratkan lautan. Semakin kita meminum airnya, akan semakin hauslah tenggorokan. Begitulah, ketika dunia yang dikejar, kita tak akan pernah puas untuk terus memburunya.

Kenikmatan dan keindahan yang ditawarkannya terasa amat menyenangkan. Sehingga, kita lupa dan lalai akan kewajiban kepada Sang Khalik. Tak sedikit dari kita yang lebih memilih terus melakukan pekerjaan di kala azan sudah berkumandang.

Tak jarang, kita menunda shalat karena lelah yang menjadi alasan. Ya, kita merasa lelah saat dihadapkan dengan kewajiban beribadah kepada-Nya. Namun, kita jarang sekali merasa lelah ketika kita sedang asyik berlari mengejar dunia.

Dunia begitu memesona, menyihir mata, telinga, bahkan hati dan jiwa. Godaan harta, pangkat, juga rasa cinta dapat menjatuhkan kita ke dalam jurang kebinasaan. Banyak yang mengejar harta sampai lupa kepada Sang Pencipta.

Tak sedikit yang mengejar pangkat, akhirnya masuk dalam perangkap setan. Dan, sudah tak terhitung berapa jumlahnya orang yang binasa lantaran cinta yang berlebih terhadap manusia.

Pahamilah, dunia yang kita tinggali ini hanyalah tempat sementara. Kita hanya diberi waktu yang sebentar hidup di dunia ini.

Dunia yang kita tempati ini layaknya tempat bercocok tanam. Kelak, kita sendiri yang akan menuai hasilnya di akhirat.

Maka, perbaiki dan perbanyaklah amal kebajikan. Semoga kelak di hari akhir, kita termasuk orang yang beruntung.

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here