Muhasabah Hidup #25: Yang Tampak Indah Belum Tentu Baik bagi Kita

0
822
Ilustrasi

Oleh: Saadih Sidik (*)

KLIKMU.CO

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا
نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima.”

Tidaklah semua yang tampak indah itu baik bagi kita. Manusia selalu salah menilai dalam memandang suatu hal dan masalah yang kerap menimpa dirinya.

Ia akan bersenang-senang dan lupa hakikat tersembunyi pada suatu keindahan serta sanjungan. Ia juga lupa hikmah dan karunia di balik setiap keburukan (yang dianggapnya buruk) dan kritik yang diarahkan kepadanya sehingga berkalamlah fatwa rusak susu sebelanga diakibatkan nila setitik.

Ungkapan ini akan berguna bila dijajarkan dalam konteks kalimat yang sesuai. Karena tidak semuanya dapat dipasangkan dengan yang bukan pasangannya.

Seperti es krim (ice cream) yang lembut, manis lagi dingin, mewah serta mahal, ia tidak akan nikmat bila disajikan saat kita kehujanan, basah kuyup, dan kedinginan. Tentunya kita akan lebih memilih secawan teh panas meskipun nilainya tidaklah sebanding dengan es krim mewah nan mahal itu.

Emas itu logam mulia yang diinginkan oleh banyak manusia. Namun adakalanya ia menjadi tidak berharga sama sekali di kala kita terombang-ambing di tengah lautan.

Antara sebongkah emas dan sebatang kayu tua yang ada, tentunya akal yang sehat akan memilih kayu untuk menopang badan di tengah arus lautan yang dalam lagi ganas. Tidak peduli seberapa berharganya emas itu bila akan membuat kita karam ke dasar lautan, maka ia tidaklah bermanfaat.

Satu ibrah dari uraian di atas:
berhati-hatilah meniti buih kehidupan. Tidak semua keindahan dan sanjungan untuk kita itu baik dan bermanfaat. Sejatinya sanjungan dan pujian yang selalu diberikan kepada kita adalah racun yang akan membunuh diri kita secara perlahan.

Waspadalah kepada yang selalu menyanjung kita, karena fitnah itu dibungkus oleh keindahan.

Barakallahu fiikum…

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here