Muhasabah Hidup #31: Menyesal setelah Mati Tak Ada Gunanya (Penyesalan-Penyesalan Manusia di Akhirat)

0
334
RMOL
http://klikmu.co/wp-content/uploads/2018/01/iklan720.jpg

Oleh: Saadih Sidik

KLIKMU.CO

1. Penyesalan orang-orang munafik setelah menyaksikan kemenangan dan kejayaan orang-orang beriman:

“Wahai kiranya saya ada bersama-sama mereka, tentu saya mendapat kemenangan yang besar (pula).”
[Q.s. An-Nisa’: 73]

2. Penyesalan orang yang menyekutukan Allah setelah menyaksikan kerugiannya:

“Aduhai kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku.”
[Q.s. Al-Kahfi: 42]

3. Penyesalan orang yang menyimpang dari ajaran Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam pada hari kiamat nanti:

“Aduhai sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul.”
[Q.s. Al-Furqon: 27]

4. Penyesalan orang yang salah dalam memilih sahabat sehingga menjadikannya menyimpang dari ajaran Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam pada hari kiamat nanti:

“Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku).”
[Q.s. Al-Furqon: 28]

5. Penyesalan orang menerima catatan amalnya dengan tangan kirinya pada hari kiamat nanti karena amal buruknya ketika di dunia:

“Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).”
[Q.s. Al-Haqqoh: 25]

6. Penyesalan orang kafir pada hari kiamat nanti karena dibakar di neraka selamanya:

“Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah.”
[Q.s. An-Naba’: 40]

7. Penyesalan pada hari kiamat karena kurang dalam beramal kebaikan:

“Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal soleh) untuk hidupku ini.”
[Q.s. Al-Fajr: 24]

8. Penyesalan ahli neraka:

“Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman.”
[Q.s. Al-An’am: 27]

9. Penyesalan karena tidak taat kepada Allah dan Rasul-Nya Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam:

“Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.”
[Q.s. Al-Ahzab: 66]

Semuanya adalah harapan dan penyesalan yang telah terlambat pada saat itu!

Saat ini, ketika kita masih di dunia dan ketika jiwa di kandung badan, kita masih bisa memperbaikinya. Masih ada waktu dan kesempatan untuk menjadi orang baik dan menutup umur dengan yang terbaik, husnul khatimah…

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here