Muhasabah Hidup #5: Ibrah Kematian

0
156
Ilustrasi: liputan6.com

Oleh: Saadih Sidik (*)

KLIKMU.CO

Firman Allah yang artinya:
“Setiap yang bernyawa akan merasa mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan kepada Kami.” (Q.S. Al-Anbiya: 35)

Kematian itu sesuatu yang pasti. Maka, seharusnya sedikit banyak kita perlu mengetahui dan mulai belajar tentang kematian. Seandainya kita benar-benar mengetahui hakikat kematian ini, kita akan bersungguh-sungguh belajar ilmu kematian ini dan senantiasa menunggu saat kematian menjelang menjemput kita.

Namun begitu, berapa banyak di kalangan kita yang mengambil ibrah dari kematian ini? Mungkin karena cinta dunia yang mengikat kehidupan, kita merasakan bahwa kematian itu hanyalah suatu perkara yang mudah dan tiada perlu melakukan persiapan untuk menghadapinya.

Persoalannya, adakah kita masih mengingat Allah SWT dengan penuh rasa cinta atau kita tertipu dengan permainan iblis?

Ini merupakan perkara yang harus kita takuti karena pada saat napas terakhir dalam kehidupan kita. Ada orang yang ketika kematian datang bertandang, dia kelihatan begitu tersiksa. Ada juga orang yang sangat tenang saat kematian datang menjemputnya.

Membicarakan kematian itu mudah, tetapi bersiap sedia untuk menghadapinya begitu sukar. Kita sering alpa, umur sebenarnya bukan sekadar angka, tetapi ia merupakan sedetik napas yang kita hirup dalam kehidupan kita. Karena saat kematian itu merupakan penentu dari berawalnya satu kehidupan yang baru dan kekal abadi.

Andai saat kematian menjemput seseorang itu dalam keadaan sukar, ketahuilah kita bakal menghadapi kehidupan yang berat disana. Karena itu persediaan menjelang kematian hadir bertandang, perlu ada dalam kehidupan kita.

Maka, ingatlah jika kita merasa diri kita orang yang hebat, berilmu, dan berpangkat tinggi selama hidup di dunia, belum tentu kita akan merasa mendapat kelapangan di sana. Dan jika hari ini kita bangga karena kedudukan kita yang tinggi pada pandangan masyarakat serta banyaknya orang yang mengenal dan dekat dengan kita, belum tentu hal yang sama bisa kita rasakan saat kita berada di sisi Allah SWT.

 

(*) Penulis adalah Pengawas Madya Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Kota Malang dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here