Muktamar Muhammadiyah Diundur Jadi Akhir Desember 2020, PP Segera Rilis Surat Resmi

0
327
Suasana rapat pleno PP Muhammadiyah di Jakarta. (Abdul Mu'ti for PWMU/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Wabah virus korona alias Covid-19 yang melanda negeri ini akhirnya membuat Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah ditunda. Agenda tersebut sedianya berlangsung pada 1-5 Juli 2020 di Solo. Ditambah Solo yang sekitar seminggu lalu ditetapkan jadi kawasan KLB (kejadian luar biasa).

Penundaan muktamar itu diputuskan dalam rapat pleno Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Rabu kemarin (18/3).

Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyatakan, rapat pleno akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan muktamar pada 24–27 Desember 2020.

“Desember dipilih karena mempertimbangkan hari libur. Keputusan ini diambil untuk keselamatan dan menghindari berbagai kemungkinan buruk akibat penyebaran korona,” terang Mu’ti.

Dosen UIN Syarif Hidayatullah itu menuturkan, penundaan muktamar dilakukan setelah mempertimbangkan masukan para dokter dan ahli epidemiologi. Selain itu, memperhatikan keselamatan dan kesehatan peserta dan penggembira muktamar.

“Hasil rapat pleno ini akan dikomunikasikan dengan PW Muhammadiyah dan Aisyiyah sebelum ditetapkan dengan surat keputusan resmi,” ujarnya.

Sebagaimana diwartakan IBTimes, sebelumnya Muktamar Ke-41 Muhammadiyah yang juga digelar di Solo, –tempat yang sama dengan Muktamar ke 48 kali ini– juga harus mundur lebih dari satu tahun lamanya. Yang semula hendak digelar pada tahun 1983 menjadi 1985. Hal ini dipicu oleh ketetapan pemerintah yang meminta organisasi masyarakat dan organisasi politik wajib untuk menggunakan asas tunggal, Pancasila. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here