Musnahkan Pil “Raksasa”, Simbol Siswa SDM 6 Surabaya Perangi Narkoba

0
160
War Againt Drug: Suasana pembakaran pil narkoba raksasa oleh siswa siswi SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya.(Foto: Humas M6)

KLIKMU.CO – Menyongsong hari bumi, SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya melakukan berbagai kreasi yang dukemas dalam berbagai bentuk kegiatan, Kamis (19/4).

Menurut Munahar, M.Pd.I Kepala Sekolah, bahwa dalam Camp Hizbul Wathan (HW) di Kebun Bibit Wonorejo, Rungkut, tersebut selain mengajarkan kemandirian kepada peserta didiknya, juga diajak perang terhadap narkoba.

“Secara simbolis peserta didik diajak membakar pil raksasa narkoba sebagai wujud perang terhadap narkoba. Para Generasi Qur’an ini bebas dari narkoba,” tandasnya, bahwa kemah tersebut menggandeng BNN Provinsi Jawa Timur untuk menyatakan sikap “perang” versus narkoba.

SD yang berlokasi diJl. Gadung III No.7, Jagir, Wonokromo Surabaya itu mengikut sertakan sebanyak 470 siswa. Mulai kelas 3, 4, 5 dan 6.

Sementara itu, Menurut M. Arifin, MA Ketua BNNP PWM Jatim menagatakan, sekitar 219 ton narkoba lolos beredar pada tahun 2014. Di 2018 ini, lanjutnya, 12 ribu nyawa melayang akibat narkoba.

“Peredaran Narkoba selalu berubah-berubah kemasan. Terkini, kita patut waspada Narkoba berjenis LSD dengan kemasan berupa kertas yang ditempel di lidah tapi mengandung narkoba,” urainya, yang mana peserta didik sangat antusias mendengar penjelasan dari penyuluh itu.

Arifin juga mengingatkan kepada anak didik SDM 6 Surabaya untuk berhati-hati dengan peredaran tembakau super cap gorilla yang dikemas menjadi rokok.

“Di warung kopi kalau ada rokok tidak label patut dijauhi karena disanyalir mengandung narkoba,” katanya.

Tidak mau kalah, dalam sesi tanya jawab, siswi kelas 4B, Faizah Atha Naila (4B) menyatakan sebagai generasi penerus bangsa yang harus dilakukan adalah upaya mencegah, menghindari dan memakai narkoba.

“Sebagai siswa SD, jenis narkoba pernah diliat berbentuk permen dot, permen jenis lolypop, pil dan ganja,” kata siswa yg dibiasa dipanggil Atha.

Dalam kesempatan yang sama, Atha juga melontarkan pesan kepada teman-teman sebaya yang menjadi “budak” narkoba.

“Kita wajib menegur secara baik dan sopan. Lebih penting lagi, generasi muda tidak hanya pandai stop narkoba hanya di bibir saja. Tapi wajib melakukan tindakan nyata, tidak boleh memakai narkoba,” pungkasnya. (Galih/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here