Musyran Virtual Sukses, Contohlah IPM Smamda

0
212
Nabil Nasruddin Al-Mutawakkil, Ketua terpilih IPM Smamda (Ernam/Klikmu.co))

KLIKMU.CO – Kreatif dan inovatif. Itulah yang dilakukan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Pimpinan Ranting SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda). Acara musyawarah ranting (musyran) yang diikuti seluruh siswa sukses dilaksanakan pada Ahad (31/1/2021) melalui akun meeting Teams.

“Semua tahapan musyran dilakukan secara virtual. Mulai pendaftaran calon formatur, kampanye, pemilihan formatur, hingga musyran itu sendiri. Semua dilakukan secara virtual,” ujar Ahmad Mulkan Adhim, Ketua PR IPM Smamda periode 2020-2021.

Dia menerangkan bahwa IPM Smamda sejak awal melakukan banyak kegiatan secara virtual. Contohnya, forum taaruf dan orientasi siswa (fortasi), lomba milad IPM, dan lomba pitulasan. “Khusus musyran ini lebih kompleks dibanding fortasi maupun lomba,” lanjut siswa kelas XII IPS itu.

E-Voting Diikuti Seluruh Siswa

Perkembangan terbaru justru tampak pada pelaksanaan pemilihan formatur IPM. Tahun sebelumnya bisa dilakukan pemilihan e-voting langsung di laboratorium komputer oleh seluruh siswa Smamda. Tapi, tahun ini dampak pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk dilakukan langsung di Smamda, e-voting terpaksa dilaksanakan di rumah masing-masing.

”Kami tetap mengundang seluruh siswa Smamda untuk memilih secara e-voting dari rumah masing-masing,” terang Zahra yang didapuk sebagai panitia pemilihan (panlih).

Sekretaris PR IPM Smamda itu menjelaskan bahwa pemilihan tetap bisa dijamin jujur, adil, dan akuntabel. “Kami membuat form pemilihan di Google Form, kemudian dibantu tim IT Smamda ditempelkan pada akun sis.smamda.sch.id sehingga untuk masuk siswa harus menggunakan username dan password yang sudah ditetapkan,” jelas siswa kelas XII MIPA itu.

Dari total 1.372 siswa, hanya 639 anak yang menggunakan hak pilih. Setiap siswa memilih sembilan calon formatur dengan mengeklik pada nama yang sudah tersedia. Berdasarkan hasil pemilihan ini diperoleh hasil dari 12 formatur sebagai berikut: Dzakirah Ifah Ariani (543), Yudhistira Allandio Bhaskara (439), Nur Alif Ramadhana (363), Retno Wahyu Setyoningrum (486), Sahirah Shafa Alifiyah Hanan (578), Azalia Febrilianty (594), Muhammad Mu’ammal Hamidy (489). Lalu, Ahmad Rizky (528), Muhammad Ihsan Azmi Rabani (385), Muhammad Hafidzuddin Nahar (439), Nabil Nasruddin Al-Mutawakkil (529), (Kharisma Aisyah Isnaini (450).

“Mereka yang terpilih sebagai formatur kemudian rapat untuk menyusun pengurus IPM Smamda periode 2021-2022,” lanjut Zahrah.

Darah Aktivis

Hasil rapat formatur memutuskan Nabil Nasruddin Al-Mutawakkil sebagai ketua umum. Siswa kelas XI MIPA 1 dipilih berdasarkan musyawarah mufakat yang dilaksanakan oleh tim formatur. “Semua formatur sepakat menunjuk Mas Nabil sebagai ketua umum,” terang Moh. Ernam, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Ernam turut mendampingi saat rapat formatur. Rapat yang berlangsung di akun Teams ini memang ada fasilitas breakout yang bisa dipisahkan dari peserta keseluruhan tanpa harus membuat room baru. “Saya tidak menyangka kalau yang terpilih Mas Nabil, tapi saya turut senang karena Mas Nabil termasuk siswa yang aktif dan berprestasi,” lanjut pria yang aktif di HW tersebut.

Selain aktif, Nabil juga memang memiliki darah aktivis. Putra Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang juga wakil ketua PWM Jatim, Hidayatullah, itu sejak kelas X sudah aktif di IPM. Bahkan beberapa kali mengukir prestasi lewat lomba rekayasa teknologi.

“Mudah-mudahan IPM Smamda semakin berkibar di bawah kepemimpinan Mas Nabil,” tandasnya. (Ernam/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here