Mutiara Pendidikan #5: Filosofi Rujak

0
410
Foto lezatnya rujak cingur diambil dari tribbun batam

KLIKMU.CO

Oleh: Gus Imsap*

Pernah dengar makanan rujak ?
Pasti pernah, siapa yang tidak kenal rukak. Rujak adalah makanan atau jajanan tradisional yang biasanya terbuat dari campuran berbagai macam jenis buah dan sedikit sayur lalu dibubuhi bumbu tertentu atau kuah. Terasa enak, nikmat dan sangat menyenangkan bila dimakan bersama-sama teman, sahabat atau keluarga. Biasanya kalau kita ingin menumbuhkan kebersamaan dan persaudaraan, Rujakan bisa menjadi solusi atau alternatifnya.

Di dalam rujak ada cowek, uleg uleg yang lengkap dengan pisaunya. Ada juga aneka Buah, sayur dan bumbunya. Ada juga garam, cabai, gula dan petisnya. Juga terdapat berbagai bentuk dan rasa buah. Ada yang manis, seger, kecut, asam bahkan ada yang tawar bahkan sedikit pahit. Ada juga garam, cabai, gula dan bumbu dengan berbagai rasabuya. Bila diibaratkan manusia, buah dan bumbu di atas itu seperti karakter manusia. Ada karakter manusia yang murah senyum, ada yang cool, ada yang datar aja, mudah cemberut, dan juga mudah tersinggung bahkan mudah marah. Bahkan ada yang ucapannya menyejukkan atau bahkan pedas seperti cabe. Itulah karakter manusia.

Ada juga cowek, uleg-uleg dan pisaunya. Cowek itu ibarat kendaraan/lembaga/organisasi/komunitas, institusi atau mungkin bahkan kelas. Cowek mewadahi seluruh buah, sayur, cabe, petis dan lain sebagainya. Begitu pula dengan Organisasi atau komunitas, organisasi atau komunitas juga mewadahi berbagai karakter manusia di dalamnya. Uleg-uleg dalam rujak memberikan penekanan atau tumbukan halus supaya seluruh bumbu dapat menyatu. Begitu pula organisasi, sesekali butuh penekanan atau ketegasan supaya setiap pribadi bisa menyatu demi visi yang lebih besar. Pisau di dalam rujak untuk memotong buah. Begitu pula di organisasi, bila kita mengharap tercapainya tujuan yang lebih besar,maka kita harus memotong dulu karakter keegoisan kita.

Komponen terakhir adalah AIR. Tak ada air, rujak tak akan menjadi sempurna. Tak ada air tak akan bersatu seluruh komponen dalam coweknya dan bila tak ada air maka tak akan ada rasa yang nikmat dan bahagia. Air itulah pemersatu seluruh komponen, sifatnya yang merangkul menunjukkan tersebut menandakan sifat kerendahan hatinya. Bila diibaratkan manusia, manusia dengan sifat air memiliki sifat rendah hati, yakni sifat yang mampu merangkul dan menyatukan seluruh manusia yang ada.

*Kepala SMP Muhammadiyah 9 Surabaya dan Inisiator Sekolah Akhlaq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here