Ngaji Dino Iki #101: Antara Kita dan Alquran

0
624
Ilustrasi diambil dari dakwah post

KLIKMU.CO

Assalamu’alaikum w. w.

“The goal of the Quran is not just to tell us what to do. It’s goal is to make us realize why we should believe.” Tujuan dari Alquran tidak hanya memberi tahu kita apa yang harus dilakukan. Tujuannya adalah untuk membuat kita menyadari mengapa kita harus yakin (beriman).

Banyak Ustadz/ustadzah melontarkan kekhawatirannya terhadap generasi muda sekarang yang tidak tahu mengapa mereka harus shalat, puasa, zakat, dan ibadah-ibadah lainnya. Mereka membaca Alquran tanpa menyelami maknanya.

Banyak generasi muda sekarang membaca Alquran sekedarnya, sambil lalu.

Berbeda bila seseorang yang membaca Alquran dengan memiliki keyakinan aqidah yang kuat terkait keimanan kepada yang enam, khususnya ketauhidan Allah.

Akidah yang benar merupakan landasan tegaknya agama dan kunci diterimanya amalan.

Allah swt berfirman:

فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْالِقَآءَ رَبِّهٖ فَلْيَـعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًـاوَّلَايُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا

“Maka barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya hendaklah dia beramal shalih dan tidak mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya dalam beribadah kepada-Nya.” (QS Al-Kahfi: 110)

Posisi dan sikap manusia terhadap Alquran juga dijelaskan oleh Allah swt. dengan firman-Nya:

Allah swt. berfirman:

ثُمَّ اَوْرَثْنَا الْكِتٰبَ الَّذِيْنَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۚ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ ۚ وَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌ   ۚ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗ ذٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيْرُ

“Kemudian Kitab itu (Alquran), Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.” (QS Fatir: 32)

Lalu di mana posisi kita terhadap Alquran? Hanya Allah swt. yang Maha Mengetahui.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA
Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here