Ngaji Dino Iki #122: Lebih Baik dari Sebelumnya

0
360
Ilustrasi diambil dari demiliter.com.au

KLIKMU.CO

Bersama Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Everyday you wake up you have one job to be better than Yesterday.” Setiap hari Anda bangun, Anda memiliki satu tugas: menjadi lebih baik dari kemarin.

Di dalam kitab Hilyatul Auliya diceritakan bahwa Hasan Al-Bashri pernah bermimpi bertemu Rasulullah saw., dan berkata kepadanya:

“Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin, maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin, maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin, maka dia celaka.”

Menjadi lebih baik dari kemarin ada baiknya memiliki minimal dua kriteria. Pertama, harus terukur, tercapai atau tidak, atau berapa nilai kinerjanya. Kedua, harus ada pembanding yang relevan. Relevan bisa dilihat dari parameter situasi, kondisi, dan lokasi.

Dalam psikologi Alquran, tidur disebut mati, karena sewaktu tidur kita tidak kuasa lagi untuk mengendalikan tubuh, seakan jasad dan ruh telah terpisah untuk sementara.

Begitu bangun tidur, manusia paling agung Rasulullah saw. mengajarkan doa:
“Alhamdulillah alladzi ahyaana ba’da maa amaatanaa wa ilaihinnusyuur” (segala puji bagi-Mu ya Allah, yang telah menghidupkan kembali setelah kematian kami, dan hanya kepada-Mu nantinya kami berpulang).

Betapa indahnya ajaran Islam yang terkandung dalam doa ini, bahwa setiap pagi adalah hari kelahiran, sebagaimana setiap malam adalah malam kematian.

Orang bijak mengatakan: “Everyday is another chance to get stronger to eat better to live healthier and to be the best version of you.” Setiap hari merupakan kesempatan lain untuk menjadi lebih kuat, makan lebih sehat, hidup (pun) lebih sehat, dan menjadi versi terbaik dari diri Anda.

Semoga di manapun kita berada dan masih bisa bangun dari tidur, bisa memberikan kebaikan dan perbaikan kepada diri dan sekitar kita.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here