Ngaji Dino Iki #145: Ramadhan, Momentum Bertaubat

0
597
Ilustrasi diambil dari Ramadhan.inilah.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Don’t delay to repent. Life goes faster than you think.” Jangan menunda untuk bertaubat. Hidup berlalu lebih cepat dari yang Anda pikirkan.

Umur manusia adalah rahasia Allah. Kematian, tidak bersyarat harus tua, sakit, atau miskin. Dan setiap orang tidak bisa bersembunyi di kolong jagad mana pun.

Karena itu, di momentum Ramadhan ini, segeralah bertaubat. Ini adalah kata yang sangat sederhana, namun tindakan ke arahnya bukanlah pekerjaan yang mudah.

Hapus istilah “nasi sudah menjadi bubur” alias kadung bergelimang dosa. Allah swt. berfirman:

وَسَارِعُوْۤا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ ۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ

“Dan bersegeralah menuju ampunan Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Ali Imran: 133).

Syukuri setiap detik hidup, setiap helaan nafas yang kita hirup untuk menyambung hidup kita, dan bertaubatlah.

Seperti kesadaran seorang Ali Banat yang wafat 13 Ramadhan 1439 H lalu setelah taubat dan menginfakkan hampir seluruh hartanya untuk negeri-negeri tertinggal di Afrika.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here