Ngaji Dino Iki #148: Bermujahadah di Ramadhan

0
517
Ilustrasi diambil dari tongkrongan islami

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Ramadhan is a time to sincerely fast, not feast.” Ramadhan adalah waktu untuk berpuasa dengan sungguh-sungguh, bukan (malah) berpesta.

Bulan Ramadhan waktunya belajar dan bermujahadah (bersungguh-sungguh) meninggalkan segala yang berpotensi maksiat kepada Allah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya di masa lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Ibnu Baththol ra. di dalam Syarh Al-Bukhari mengatakan: “Yang dimaksud karena ‘iman’ adalah membenarkan wajibnya puasa dan ganjaran dari Allah swt. ketika seseorang berpuasa dan melaksanakan qiyam Ramadhan.

Sedangkan, yang dimaksud ‘ihtisaban’ adalah menginginkan pahala Allah swt. dengan puasa tersebut dan senantiasa mengharap wajah-Nya.”

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here