Ngaji Dino Iki #152: Dicintai dan Mencintai Allah

0
527
Ilustrasi diambil dari loveislam.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“You must go through a period of emptiness to be able to fill yourself with Allah’s love. Certainly, He is Al-Muqit, the nourisher of hearts.” Engkau harus melalui waktu yang lowong untuk dapat mengisi dirimu dengan cinta kepada Allah. Karena Dia-lah Al-Muqit, Sang Pemelihara hati.

Terkait Asma-Nya ini, Allah swt. berfirman:

مَنْ يَّشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَّكُنْ لَّهٗ نَصِيْبٌ مِّنْهَا ۚ وَمَنْ يَّشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَّكُنْ لَّهٗ كِفْلٌ مِّنْهَا ۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ مُّقِيْتًا

“Barang siapa memberikan syafaat (pertolongan) yang baik, niscaya ia akan memperoleh kebahagian (pahala) darinya. Dan barang siapa memberi syafaat yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian (dosa) darinya. Allah adalah Muqit atas segala sesuatu.” (QS An-Nisa’: 85)

Di akhir Ramadhan ini, waktu lowong terbaiknya adalah saat berdiri shalat di 1/3 malam terakhir, kemudian bermunajat kepada Allah hingga waktu sahur.

Berdoa agar hati kita terpelihara untuk cinta, makin cinta, dan dicintai oleh Allah swt.

Dicintai dan mencintai Allah swt. ada ‘juknisnya,’ seperti yang difirmankan oleh Allah swt.:

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَـكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Katakanlah (Muhammad): Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS Ali Imran: 31)

Maka untuk dicintai oleh Allah swt. dan mencintai Allah swt., tidak ada cara lain kecuali melaksanakan petunjuk Rasulullah saw. yang termaktub dalam hadits-hadits yang shahih dan atau yang makbul.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here