Ngaji Dino Iki #160: Takdir untuk Manusia

0
770
Ilustrasi diambil dari tri hanifah

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Make akheerah in your heart and dunya in your hands and death in your eyelids.” Jadikan akhirat di hatimu, dunia di tanganmu, dan kematian di pelupuk matamu.

Dua ketetapan Allah swt. yang musti disadari oleh setiap manusia, bahwa dunia seisinya diciptakan-Nya, untuk manusia seluruhnya. Hal ini ditegaskan oleh Allah swt. dengan firman-Nya:

هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَـكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا

“Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untukmu.” (QS Al-Baqarah: 29)

Tetapi, Allah swt. juga menetapkan, bahwa manusia diciptakan oleh-Nya untuk beribadah. Sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah swt.:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan tidak Ku-ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS Adz-Dzariyat: 56)

Dari dua firman Allah swt. di atas, dapat disimpulkan: Dunia diciptakan untuk manusia, manusia diciptakan untuk beribadah!

Ali bin Abi Thalib ra. pernah berkata: “Kuasai dunia dan pimpinlah dia. Letakkan dia di tanganmu, tapi jangan menyimpannya di hatimu.”

Kematian bisa datang kapan saja. Karena itu, menghadirkan kematian di pelupuk mata, sering kali menjadi alat yang efektif untuk melejitkan motivasi dan memproduktifkan amal kebaikan.

Maksimalkan semampu potensimu, karena tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Firman Allah swt.:

وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۗ وَّمَا تَدْرِيْ نَـفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

“Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.” (QS Luqman: 34)

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here