Ngaji Dino Iki #163: Perbedaan Etnis, Jalan Menuju Ketaqwaan

0
478
Ilustrasi diambil dari NU Online.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“O mankind! We have created you from album male and female, and made you into nation and tribes, that you may know one another.” Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. (QS 49: 13)

Allah swt. menegaskan tujuan sunnah perbedaan etnis tersebut dengan berfirman: “Lita’arafu (untuk saling mengenal).”

Saling mengenal tersebut mengandung makna untuk saling berkomunikasi dengan baik. Sebab, dari saling berkomunikasi, prasangka buruk akan hilang, dan kebanggaan etnis yang cenderung membuat permusuhan juga akan terhindari.

Rasulullah saw. bersabda:
“Kalian semua adalah anak Adam, dan Adam dari tanah. Maka hendaklah kalian tinggalkan kebanggaan etnis. Karena itu termasuk bara neraka Jahanam.” (HR Abu Dawud).

Dengan demikian, hakikat perbedaan etnis dalam Alquran bukanlah sumber permusuhan dan perpecahan, melainkan sarana untuk saling berbuat baik, menuju taqwa kepada Allah swt.

Alquran juga memberitahukan kepada kita, bahwa derajat kemuliaan manusia itu ditentukan oleh ketaqwaan seseorang kepada Allah swt. Hal tersebut ditegaskan oleh Allah swt.

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۭ

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat: 13)

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here