Ngaji Dino Iki #164: Kelayapan (Mencari Jati Diri)

0
984
Ilustrasi diambil dari shalihah.tribunislam.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Travel far enough, you will meet yourself.” Bepergianlah yang jauh, anda akan menemukan jati diri anda.

Allah swt. menegaskan dalam Alquran:

وَاللّٰهُ جَعَلَ لَـكُمُ الْاَرْضَ بِسَاطًا- لِّـتَسْلُكُوْا مِنْهَا سُبُلًا فِجَاجًا

“Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, agar kamu dapat pergi kian kemari di jalan-jalan yang luas.” (QS Nuh: 19-20)

Ketika melakukan traveling, kita akan meninggalkan rumah, harta, pekerjaan, dan hanya membawa bekal barang-barang penting saja di dalam koper atau ransel.

Tanpa kita sadari, traveling adalah perjalanan “metafora” dari akhirat. Setelah kita meninggal, kita pun meninggalkan segalanya, dan hanya membawa bekal berupa amal kebaikan.

Jika ini disadari betul, kita kembali menemukan jati diri seorang hamba Allah yang seharusnya seluruh aktivitas hidup dalam rangka beribadah kepada-Nya, untuk menambah amal kebaikan. Allah swt. berfirman:

قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

“Katakan: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.” (QS Al-An’am: 162)

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here