Ngaji Dino Iki #188: Musafir Dunia

0
204
Ilustrasi diambil dari shahihfiqih

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamu’alaikum w. w.

“Life is but a moment, let it be a moment of obedience.” Hidup hanyalah sesaat, biarkan ia menjadi momen ketaatan.

Ketaatan adalah modal utama di dunia yang fana ini. Karena sebenarnya kita bagai musafir yang sedang berteduh di bawah pohon kemudian pergi melanjutkan perjalanan lagi.

Hanya sesaat kita tinggal di dunia ini, amat sayang bila waktu yang singkat itu, tidak diisi dengan amal shalih.

Ketaatan akan membawa seseorang tidak hanya melupakan shalat lima waktu di tengah kesibukan atau aktivitas lainnya. Tetapi, ketaatan membawa seseorang bertanggung jawab pada amanah.

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَخُوْنُوا اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ وَتَخُوْنُوْۤا اَمٰنٰتِكُمْ وَاَنْـتُمْ تَعْلَمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS Al-Anfal: 27)

Orang bijak telah berkata:
“A passion for Allah swt. is the most attractive feature a man can possess.” Semangat (taat) kepada Allah swt. adalah ciri yang paling menarik yang dimiliki seorang (hamba).”

Dalam suatu riwayat hadits disebutkan:
“Wahai anak Adam, luangkanlah waktu untuk beribadah kepada-Ku, aku akan memenuhi hatimu dengan kekayaan dan Aku akan menutupi kefakiranmu. Dan jika kamu tidak melakukannya, maka Aku akan mengisi hatimu dengan kesengsaraan dan Aku tidak akan menutupi kefakiranmu.” (HR Ahmad)

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here