Ngaji Dino Iki #206: Karakter Hebat

0
312
Ilustrasi diambil dari noonews.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Believe in yourself.” Percayalah (jadilah) pada dirimu sendiri.

Menanamkan rasa percaya diri kepada anak sejak usia dini adalah penting.

Berikan mereka (anak anak kita), kata-kata ajaib semisal: “Kamu lahir untuk melakukan hal yang hebat” atau “Kamu pasti berani” atau “Kamu memiliki hati yang baik.”

Apalagi saat anak menginjak usia ‘tren’ yang krusial bagi perkembangannya. Fase ini menjadi salah satu pendukung proses pribadi pemuda muslim yang kuat.

Menjadi diri sendiri (be you) dengan karakter pemuda Islam berakidah dan berakhlak mulia juga amat penting ditanamkan.

Orang bijak berkata:
“Who be a child holds faith in Allah ta’ala. Says positive things. Smiles politely to elders. Friendly to everyone.” Jadilah anak yang memegang teguh keimanan kepada Allah, yang (selalu) berkata hal yang positif, yang tersenyum sopan kepada orang yang lebih tua, (dan) yang ramah kepada semua orang.”

Nasihat yang baik kepada anak adalah kewajiban yang utama bagi orang tua.

Di zaman now yang serba canggih, instan dan modern ini, nasihat dan teladan adab yang baik menjadi hal yang langka.

Ingatlah bahwa Rasulullah saw. tidak diutus melainkan menyempurnakan akhlak manusia.

Ingatlah pula salah satu nasihat Luqman kepada anaknya, yang diabadikan dalam Alquran:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS Lukman: 18)

Salah satu karakter umat Islam yang utama adalah mereka berkata benar, jujur, dan sopan.

Lihat pemuda Abu Bakar ra. yang lemah lembut atau Umar ra. yang tegas. Rasulullah saw. tidak mengubah karakter asli mereka setelah masuk Islam. Namun warna akidah dan akhlak sebagai muslim terpancar dari keseharian mereka.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here