Ngaji dino Iki #209: Shalat, Upaya Komunikasi Hamba dengan Khaliq-nya

0
358
Ilustrasi diambil dari nu online.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“When you get into the habit of praying 5 times a day, it’s an absolute forture when you miss even one, as though someone killed your soul.” Ketika Anda terbiasa shalat 5 waktu sehari, lalu Anda melewatkannya walau hanya satu waktu, ia menjadi penyiksaan yang nyata, seolah-olah seseorang telah membunuh jiwa Anda.

….. فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

“…. maka laksanakanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS An-Nisa’: 103)

Shalat adalah amal pertama yang dihisab oleh Allah swt. yang bisa menggagalkan kesempatan kita masuk ke surga-Nya. (lihat HR Tirmidzi)

Kita akan kehilangan kebahagiaan hati, “Dijadikan sesuatu yang paling menyenangkan hatiku ada pada saat mengerjakan shalat. (HR An-Nasa’i dan Ahmad)

Meninggalkan satu shalat juga pertanda hilangnya hidayah Allah:
“Tali ikatan Islam akan putus seutas demi seutas. Setiap kali terputus, manusia bergantung pada tali berikutnya. Yang paling awal terputus adalah hukumnya, dan yang terakhir adalah shalat.” (HR Ahmad)

Shalat adalah tali terakhir, karena itu jangan sampai itu terputus lalu tidak ada penyesalan sama sekali di diri kita.

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here