Ngaji Dino Iki #214: Jati Diri Ditentukan oleh Akhlaq

0
360
Ilustrasi diambil dari belgium.beertourism.com

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA*)

Assalamualaikum w. w.

“Good character melts away sin, just as sunshine melts away ice.” Sesungguhnya akhlak yang baik itu meleburkan kesalahan (dosa) sebagaimana matahari meleburkan es.

Dan sesungguhnya akhlak yang buruk itu merusak amal baik sebagaimana cuka merusak madu.

Dengan demikian, sudah seyogyanya kita berhati-hati dalam bersikap kepada sesama dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Kedepankan akhlak yang baik sehingga aktivitas tersebut berbuah amal kebajikan sekaligus menghapus dosa-dosa sebelumnya.

Ingatlah bahwa Rasulullah tidak diutus untuk melainkan menyempurnakan akhlak manusia.

Ingatlah pula salah satu nasihat Luqman kepada anaknya, yang diabadikan dalam Alquran:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS Luqman: 18)

Salah satu karakter umat Islam yang utama adalah mereka berkata benar, jujur, dan sopan.

Lihat pemuda Abu Bakar ra. yang lemah lembut atau Umar ra yang tegas. Rasulullah saw. tidak mengubah karakter asli mereka setelah masuk Islam. Namun warna akidah dan akhlak sebagai muslim terpancar dari keseharian mereka.

Allah swt. juga berfirman:

وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَـفًا مِّنَ الَّيْلِ ۗ اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِ ۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذّٰكِرِيْنَ

“Dan laksanakanlah shalat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah swt.)” (QS Hud: 114)

Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum w. w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here